Perintahkan Bunga PNM 8%, Prabowo: Masa Pengusaha Besar Dapat 9%, ‘Mak-Mak’ 24%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penurunan drastis suku bunga kredit super-mikro program Mekaar di bawah Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi 8%, dari sebelumnya mencapai 24%.
Langkah tersebut diambil untuk memangkas ketimpangan akses pembiayaan antara korporasi besar dan pelaku usaha mikro. Angka 8% pun didapat setelah Prabowo mendesak Kementerian Keuangan dan Badan Pengelola Investasi Danantara untuk memotong bunga Mekaar ke bawah 10%.
Baca Juga
“Pokoknya harus di bawah 9%. Masa pengusaha besar dapat (bunga) 9%, mak-mak di kampung-kampung dapat 24%. Kita ubah, dan nanti itu semua rakyat kita beri kredit yang relatif murah,” ujar Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga
Perbanas: Kredit Program Prioritas Pemerintah Tetap Harus Lolos Uji Kelayakan
Penyaluran kredit murah bagi masyarakat itu, nantinya akan diintegrasikan melalui gerai lembaga keuangan yang ditempatkan di KDKMP. Keberadaan KDKMP bersama jaringan desa nelayan diproyeksikan menjadi pilar utama menopang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh ekosistem kerakyatan ini sengaja dibangun guna memperkuat fondasi ekonomi di tingkat akar rumput, demi mendukung target besar hilirisasi.
“Di ujung itu semua adalah hilirisasi. Jadi ini semua akan mendukung industrialisasi,” pungkasnya.

