Harga Emas Antam (ANTM) Turun Rp 20.000 Hari Ini, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (13/5/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,839 juta atau turun Rp 20.000 dari Selasa (12/5/2026) Rp 2,859 juta per gram seiring memudarnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang mendorong lonjakan harga minyak, memperbesar kekhawatiran inflasi, serta memicu spekulasi kenaikan suku bunga global.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,676 juta atau naik Rp 50.000 dari sebelumnya Rp 2,626 juta.
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang di bawah tekanan pada Selasa (12/5/2026). Harga emas spot turun 1% menjadi US$ 4.685,99 per ons atau sekitar Rp 77,3 juta per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Juni melemah 0,7% ke level US$ 4.693,90.
Tekanan terhadap logam mulia muncul setelah harga minyak melonjak lebih dari 3% menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut proses gencatan senjata dengan Iran berada dalam kondisi kritis. Pernyataan itu datang setelah Teheran dilaporkan menolak proposal Washington untuk mengakhiri konflik yang berlangsung.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Turun Rp 20.000, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Cemas
Kondisi ini diperburuk oleh data terbaru yang menunjukkan harga konsumen Amerika Serikat naik untuk bulan kedua berturut-turut pada April. Kenaikan tersebut mendorong inflasi tahunan mencapai level tertinggi dalam hampir 3 tahun dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Meski emas selama ini dipandang sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya menjadi sentimen negatif bagi logam mulia karena meningkatkan daya tarik aset berbunga seperti obligasi.
Pelaku pasar kini menunggu rilis data Indeks Harga Produsen atau Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat pada Rabu (13/5/2026). Data tersebut krusial untuk membaca arah inflasi produsen yang dapat memengaruhi langkah kebijakan moneter The Fed.
Selain itu, perhatian investor juga tertuju pada agenda pertemuan Presiden Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing yang dijadwalkan berlangsung Kamis (14/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026). Pertemuan ini dipandang berpotensi memengaruhi sentimen pasar global di tengah ketegangan geopolitik dan perdagangan internasional.
Baca Juga
Emas Antam (ANTM) Naik Rp 40.000, Arah The Fed dan Timur Tengah Jadi Sorotan
Di India, sejumlah bank kembali melanjutkan impor emas dan perak setelah jeda lebih dari sebulan. Aktivitas impor kembali berjalan setelah perbankan menyetujui pembayaran bea cukai sebesar 3% yang sebelumnya membuat pengiriman tertunda.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,469 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,839 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,618 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,402 juta
- Emas 5 gram: Rp 13,970 juta
- Emas 10 gram: Rp 27,885 juta
- Emas 25 gram: Rp 69,587 juta
- Emas 50 gram: Rp 139,095 juta
- Emas 100 gram: Rp 278,112 juta
- Emas 250 gram: Rp 695,015 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,389,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,779,600 miliar.

