Menteri PU Lantik 7 Pejabat Eselon I Saat Peringatan 'May Day' 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melantik tujuh pejabat tinggi madya eselon I di lingkungan Kementerian PU pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (1/5/2026) di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan.
Dody menyebut, pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi dan penyesuaian kelembagaan untuk mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah. Penguatan organisasi, kata dia, bukan sekadar penataan jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun statecraft atau keterampilan dalam mengelola kebijakan negara.
“Kementerian PU diharapkan dapat terus menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi proses, tetapi juga hasil yang dapat dirasakan secara nyata,” kata Dody dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (2/5/2026).
Tujuh pejabat yang dilantik terdiri atas Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Badan, serta Staf Ahli Menteri. Adapun nama-nama pejabat tersebut adalah Apri Artoto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen); Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA); Bisma Staniarto sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia; dan Adenan Rasyid sebagai Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW).
Baca Juga
BPK Periksa Kementerian PU, Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 151,10 M
Selanjutnya, Rachman Arief Dienaputra sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat; Indro Pantja Pramodo sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi; serta Pantja Dharma Oetojo sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan.
Menteri PU turut menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya aparatur sipil negara (ASN) yang solid dan bersih sebagai salah satu fondasi statecraft.
“Kementerian PU perlu terus mendorong perbaikan tata kelola dan penguatan integritas ASN secara konsisten. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang profesional serta mendorong munculnya talenta-talenta yang berkontribusi positif,” ujar Dody.
Dikatakan Dody, profesionalisme dan integritas harus berjalan beriringan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Menutup sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik.
“Saya mengucapkan selamat bertugas. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tutur Menteri PU.
Perlu diingat, pada Februari 2026, dua pejabat eselon I di Kementerian PU kompak mengundurkan diri dari jabatannya. Mereka adalah Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Dwi Purwantono serta Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida membenarkan pengunduran diri kedua pejabat tersebut. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci alasan mundurnya kedua direktur jenderal tersebut.
“Saat ini masih Pelaksana Harian (Plh) oleh Sesditjen masing-masing, jadi belum ada pelantikan,” kata Wida beberapa waktu lalu.
Hal ini menyusul, adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan penyimpangan APBN senilai Rp 1 triliun. Ihwal itu, BPK menyarankan Menteri PU untuk membentuk majelis ad hoc dan satuan tugas (satgas) guna mempercepat pengembalian aset tersebut.

