Bagikan

Wamenekraf Sebut Industri Gim Indonesia Punya Pasar Besar di Luar Negeri

Poin Penting

Industri gim RI dominan di pasar global
Budaya jadi kekuatan ekonomi kreatif berkelanjutan
Ekrafhunt hadir dukung talenta kreatif

JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menegaskan industri gim nasional memiliki peluang besar di pasar global. Bahkan, sebagian besar pasar gim karya anak bangsa justru berasal dari luar negeri.

Pernyataan itu disampaikan Irene saat memberikan orasi ilmiah pada wisuda Sekolah Tinggi Manajemen Labora di Hotel Santika, Bekasi, Sabtu (25/4/2026). Menurutnya, sektor gim menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang paling menjanjikan.

"Sektor gim Indonesia memiliki pasar yang dominan di luar negeri. Ini menunjukkan daya saing karya anak bangsa di level global sangat besar," ujar Irene.

Ia menilai kekuatan utama Indonesia terletak pada kekayaan budaya yang dapat diolah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi. Tantangannya adalah bagaimana mengubah potensi tersebut menjadi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

"Super power dari negara ini adalah kebudayaan kita. Tantangannya adalah bagaimana kita mengolahnya menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan," katanya.

Baca Juga

Ekspor Gim Indonesia US$ 60,8 Juta, Pemerintah Serap Aspirasi Industri Lokal

Irene menjelaskan, pelaku ekonomi kreatif Indonesia umumnya unggul dalam menciptakan karya. Namun, banyak yang masih membutuhkan dukungan dalam aspek pemasaran, manajemen, dan pengembangan bisnis.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif menghadirkan Ekrafhunt. Platform ini menjadi basis data pelaku ekonomi kreatif yang dirancang untuk mempertemukan talenta dengan kebutuhan industri.

Selain itu, Irene menekankan pentingnya kolaborasi lintas subsektor. Menurutnya, sinergi antara kreator, akademisi, dan pelaku bisnis menjadi kunci mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.

"Kami sangat membutuhkan peran akademisi untuk mengkaji ekonomi kreatif dan memastikan ilmunya dapat diimplementasikan di masyarakat," tegasnya.

Sekadar informasi, data Asosiasi Game Indonesia (AGI) menyebut nilai pasar gim Indonesia telah mencapai US$ 1,9 miliar dengan jumlah pemain sekitar 153 juta orang pada tahun 2025. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar gim terbesar di dunia

Sementara itu, Statista memproyeksikan pendapatan pasar gim Indonesia mencapai US$ 4,28 miliar pada 2025, dengan pertumbuhan rata-rata 8% per tahun hingga 2030.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024