Perkuat Logistik Energi, Pertamina Trans Kontinental Resmikan Pembangunan Kapal Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina Trans Kontinental, anak usaha dari PT Pertamina (Persero) yang bergerak di jasa maritim energi meresmikan pembangunan kapal Utility Boat 22 Pax melalui proses keel laying bersama galangan nasional di Bekasi, sebagai langkah memperkuat distribusi dan ketahanan energi nasional di tengah tingginya ketergantungan pada jalur laut. Proyek ini menjadi bagian dari strategi peremajaan armada guna menjaga keandalan logistik energi di Indonesia.
Direktur Utama PTK I Ketut Laba mengatakan pembangunan kapal ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan maritim.
Baca Juga
Pertamina Pastikan BBM dan LPG di Sorong Aman, Stok Lebih Tinggi Dibanding Jawa
“Dalam mewujudkan PTK menjadi perusahaan yang andal, bertumbuh, dan berkelanjutan, PTK melakukan peremajaan dan penambahan kapal bertahap dan selektif sesuai kebutuhan pelanggan, bekerja sama dengan galangan nasional melalui proses lelang yang transparan dan akuntabel, dalam hal ini kami bekerja sama dengan PT Tesco Indomaritim,” ujarnya di sela kegiatan keel laying di Bekasi, dikutip Kamis (23/4/2026).
Indonesia yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau menghadapi tantangan distribusi energi yang kompleks. Lebih dari 60% distribusi energi nasional bergantung pada jalur laut, sehingga keandalan armada pendukung menjadi faktor penentu dalam menjaga kelancaran pasokan.
Kapal Utility Boat memiliki peran vital untuk mengangkut personel dan logistik serta mendukung operasional migas lepas pantai agar tetap berjalan. Gangguan kecil pada armada dapat berdampak pada rantai pasok energi secara keseluruhan.
Direktur Armada PTK Dewi Susanti menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pembangunan kapal. Ia menyebut seluruh desain dan proses konstruksi telah mengacu pada standar keselamatan tinggi serta regulasi dari Badan Klasifikasi Indonesia. Menurutnya, dalam operasional energi, detail kecil dapat berdampak besar sehingga seluruh proses harus dipastikan sejak tahap awal.
Baca Juga
2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Menlu Sugiono Ungkap Negosiasi Makin Kompleks
Proyek ini juga mendorong peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) melalui keterlibatan galangan lokal, yakni PT Tesco Indomaritim. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat industri maritim nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.
Direktur PT Tesco Indomaritim Jamin Basuki menyatakan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas dan ketepatan waktu pembangunan kapal. Ia menekankan bahwa kapal tersebut akan menjadi bagian penting dalam sistem energi nasional sehingga setiap proses dilakukan dengan standar tinggi.
Ke depan, PTK menargetkan pembangunan kapal Utility Boat 22 Pax rampung pada 2027. Perusahaan juga berencana melanjutkan program peremajaan kapal sejenis guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan maritim.

