Indonesia Tindak Lanjuti Kerja Sama Listrik Lintas Batas dengan Singapura
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani bertemu Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong saat melakukan kunjungan kerja ke Singapura.
Rosan menerangkan, dalam kunjungan tersebut dibahas penguatan kerja sama ekonomi kedua negara, termasuk perdagangan listrik lintas batas atau cross border electricity trade (CBET) Indonesia-Singapura.
Baca Juga
Ketegangan Geopolitik di Timteng Buka Peluang Pembiayaan Kendaraan Listrik di Indonesia
“Thank you Prime Minister Lawrence Wong for the warm welcome in Singapore. Kami membahas kemitraan dalam green growth dan industri masa depan, termasuk tindak lanjut kerja sama perdagangan listrik lintas batas (cross-border electricity trading/CBET), serta dukungan terhadap agenda transisi energi dan pembangunan industri berkelanjutan,” kata Rosan, dikutip dari akun media sosialnya, Rabu (22/4/2026).
Rosan menyebutkan, sebagai investor terbesar di Indonesia, peran Singapura sangat signifikan dalam mendorong investasi di berbagai sektor, khususnya manufaktur, yang berdampak besar pada penciptaan lapangan kerja.
Dia memaparkan, Singapura sebagai mitra investasi utama Indonesia dengan total US$ 75,5 miliar dalam lima tahun terakhir, menyerap hampir 820.000 tenaga kerja lokal di berbagai wilayah.
Baca Juga
Tak Lagi Gratis, Kendaraan Listrik Dikenai Pajak Mulai Tahun Ini
Selain pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, dalam lawatannya ke Negeri Singa tersebut Rosan juga menjumpai Wakil Perdana Menteri Singapura sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yon.
“Pertemuan ini mendorong pendalaman kerja sama hilirisasi, kemitraan green growth dan industri masa depan, tindak lanjut CBET, serta transisi energi dan ekspansi investasi ke daerah,” sebut Rosan.

