Ini Dia! Indikator Beberkan Program Pemerintah Favorit Pemudik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Indikator mengeluarkan survei terbaru terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap sejumlah program pemerintah saat pelaksanaan mudik 2026 pada Maret lalu.
Tercatat ada sejumlah program pemerintah yang dinilai memuaskan oleh responden. Program-program tersebut dinilai memiliki dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan kenyamanan dan rasa aman selama periode mudik.
Dari hasil survei, program mudik gratis menempati posisi teratas dengan 86,9% responden menyatakan sangat terbantu dan cukup terbantu dengan program ini. Sementara itu, program bantuan pangan berupa beras 10 kilogram (kg) dan minyak goreng 2 liter berada di posisi kedua dengan tingkat kepuasan 83,5%.
“Yang dianggap membantu itu program mudik gratis. Meskipun menjadi program paling populer, bantuan pangan itu nomor dua (tingkat kepuasan), meskipun tidak terlalu beda ya, dianggap membantu,” jelas Peneliti Utama Indikator, Hendro Prasetyo, saat merilis Survei Evaluasi Publik Terhadap Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026, di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Periode survei ini dilakukan pada 29 Maret hingga 4 April melalui tatap muka. Populasi survei adalah seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah 1.200 responden. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95% dengan margin of error atau toleransi kesalahan sekitar 2,9%.
Baca Juga
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
Selanjutnya, program diskon tarif angkutan umum mencatat tingkat kepuasan sebesar 82,6%, disusul jaminan pemerintah agar harga BBM tidak naik di urutan keempat dengan tingkat kepuasan 81,9%.
Daftar ini kemudian diikuti oleh program diskon tarif jalan tol sebesar 79,1 persen, peningkatan anggaran THR 74,5 persen, serta kebijakan bekerja dari mana saja bagi aparatur sipil negara (ASN) 63,4 persen.
Hendro mengatakan tingkat kepuasan terhadap program-program tersebut juga dipengaruhi oleh tingkat kepopuleran serta cakupan penerima manfaatnya.
“Ternyata orang yang tahu tentang program-program itu cenderung lebih memiliki sikap positif dibandingkan masyarakat secara umum,” jelas Hendro.
Sebagai contoh, program mudik gratis menempati posisi pertama karena cakupannya luas dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.
Sementara itu, kebijakan tarif tol hanya berdampak pada pengguna kendaraan pribadi. Dan kebijakan bekerja dari mana saja berlaku terbatas bagi ASN.
“Angkanya cukup positif untuk beberapa program pemerintah,” kata Hendro.
Baca Juga
Temuan Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Puas Fasilitas dan Layanan Mudik 2026
Mayoritas masyarakat menilai lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026 berlangsung lancar dan tingkat kecelakaan mengalami penurunan. Temuan ini tercermin dalam hasil survei nasional Indikator Politik Indonesia yang dirilis hari ini.
Berdasarkan survei tersebut, sekitar 81% responden menilai pengaturan lalu lintas selama mudik tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, 79,8 persen responden menyatakan setuju bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas selama periode mudik 2026 mengalami penurunan.
“Di kalangan semua responden 81% yang mengatakan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu. Kemudian khusus mereka yang mudik memberikan evaluasi lebih tinggi,” kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.

