Soroti Label Mata Air Pegunungan di Produk Minuman, Ahli: Itu Air Tanah
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Perhimpunan Ahli Air Tanah Indonesia (PAAI) Irwan Iskandar mengungkapkan air tanah menjadi sumber utama air tawar yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dengan volume yang lebih besar dibandingkan dengan air permukaan.
Kendati demikian, Irwan menyoroti mengenai tata pengelolaan air tanah di Indonesia yang masih memiliki berbagai macam tantangan. Salah satunya, maraknya pengambilan air tanah secara ilegal hingga minimnya upaya konservasi.
Baca Juga
Dukung Kebijakan ESDM Soal Izin Air Tanah, Menteri PU: Jakarta Tak Bakal Tenggelam
Hal tersebut disampaikan Irwan dalam rapat dengar pendapat umum dengan Panja AMDK Komisi VII DPR, kompleks parlemen, Jakarta, Senin (6/4/2026). Dalam rapat itu, ia memaparkan sekitar 70% air tawar dunia berada di kutub.
"Dari 30%, ternyata yang ada di daratan, itu terbanyak adalah air tanah, 30%. Hanya di permukaan 1%. Jadi rasio sumber daya air permukaan dengan air tanah itu 1 banding 30," ucap Irwan.
Ia menegaskan secara ilmiah seluruh mata air merupakan bagian dari air tanah. Ia mencontohkan air minum berlabel mata air pegunungan. Padahal, menurut Irwan, pada dasarnya sumber tersebut berasal dari air tanah yang muncul ke permukaan.
“Tidak akan pernah ada mata air kalau tidak ada air tanahnya. Jadi semua mata air itu bagian dari air tanah,” ujarnya.
"Di depan saya ada air minum disediakan, ditulis mata air pegunungan, dan tidak akan pernah ada mata air kalau tidak ada air tanahnya. Jadi dari definisi ilmiah, semua mata air adalah bagian dari air tanah," ungkapnya.
Baca Juga
Industri AMDK Hadapi Tantangan Bahan Baku Kemasan hingga Logistik
Ia menilai hal tersebut terjadi karena masih terdapat ketidaksinambungan kebijakan dalam regulasi di Indonesia. Mata air justru dikategorikan sebagai air permukaan. Padahal, tanpa keberadaan air tanah, mata air tidak akan muncul ke permukaan.
"Dan dalam regulasi kita agak sedikit bingung, mata air dikelola sebagai air permukaan. Karena kalau tidak ada air tanahnya, tidak ada air yang keluar ke permukaan. Jadi mata air adalah bagian dari air tanah yang keluar ke permukaan," terang Irwan.

