4 Tewas dan 3 Sesak Napas Seusai Hirup Gas Tangki Air di Jaksel
JAKARTA, investortrust.id - Polsek Jagakarsa mengonfirmasi empat korban tewas dan tiga orang lainnya sesak napas seusai menghirup gas tangki air pada proyek bangunan bertingkat berlokasi di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (3/4/2026).
"Pada Jumat pukul 12.00 WIB, telah dilaksanakan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat dalam proyek bangunan bertingkat," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi dikutip dari Antara.
Nurma menerangkan kronologi kejadian berawal saat dua pekerja bangunan di proyek tersebut berada di lokasi pada Jumat pukul 10.00 WIB. Saat itu, kedua saksi diminta sang mandor untuk menguras penampungan air bersih (gelonteng) yang berada di lantai dasar (basement).
Baca Juga
Bertambah, Korban Meninggal Akibat Longsoran Sampah Bantargebang Jadi 6 Orang
Kemudian saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang penampungan dengan kedalaman tiga meter.
Korban sempat ditolong oleh rekan kerjanya, namun tidak menggunakan perlengkapan penyelamatan (safety). Akhirnya, rekan kerja korban ikut terjatuh ke dalam penampungan.
"Lalu mandor meminta tolong saksi untuk mengevakuasi korban yang berada dalam gelonteng. Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas dan sesak di sekitar gelonteng," ucap dia.
Insiden itu mengorbankan empat orang terjatuh dan tiga orang sesak napas disebabkan hawa panas dan bau dari gelonteng.
Baca Juga
Hari ke-12 Operasi Ketupat 2026, 198 Kecelakaan Terjadi dan 18 Orang Meninggal
Ketiga saksi kemudian membawa para korban ke Rumah Sakit Pasar Rebo. Namun, setibanya di RS, keempat korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter UGD. Sebanyak empat orang yang dinyatakan meninggal dunia, yakni YN (33), M (63), TS (64), dan MF (20). Sementara, tiga korban sesak napas, yakni U (42), AJ (42), dan S (63).
"Kini korban meninggal dunia dan sesak napas berada di RS Fatmawati untuk mendapatkan penanganan dokter lebih lanjut," katanya.

