MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan Perdamaian jika Tanpa Jaminan Keselamatan
JAKARTA, investortrust.id -- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani meminta pemerintah untuk mempertimbangkan penarikan seluruh pasukan TNI yang tergabung dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan. Hal ini ditegaskan Muzani menyusul gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon.
Tiga prajurit yang gugur saat menjalankan mandat Dewan Keamanan PBB tersebut yakni Prada Farizal Romadhon (gugur 29 Maret), serta Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan (gugur 30 Maret). Mereka menjadi korban serangan proyektil dan ledakan kendaraan konvoi di wilayah konflik tersebut.
Baca Juga
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon di Tengah Baku Tembak Israel–Hezbollah, Penyebab Masih Diselidiki
"Pimpinan MPR dengan 732 anggota mengutuk keras tindakan Israel yang sangat biadab terhadap putra-putra terbaik kita. Mereka sedang menjalankan tugas konstitusi dan mandat PBB untuk menjaga perdamaian dunia," kata Muzani dalam keterangan pers di Jakarta dikutip Rabu (1/4/2026).
Muzani menyatakan pimpinan MPR telah menggelar rapat pimpinan untuk menyikapi situasi ini. Selain menyampaikan belasungkawa mendalam, MPR mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera bertindak nyata.
MPR juga meminta PBB untuk segera menggelar sidang atas insiden tersebut. Muzani mendesak adanya sanksi internasional terhadap Israel atas serangan kepada pasukan penjaga perdamaian.
Ia juga mengusulkan kepada pemerintah agar memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para prajurit yang gugur serta keluarga yang ditinggalkan. Menanggapi risiko yang kian meningkat di Lebanon Selatan, Muzani menekankan tugas negara yang paling utama adalah melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia sesuai amanat konstitusi. Ia menegaskan, keberadaan TNI di wilayah konflik tidak boleh mengabaikan faktor keselamatan nyawa.
Baca Juga
Prabowo Sampaikan Dukacita atas Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian di Lebanon
"Kalau tidak ada jaminan keselamatan bagi pasukan misi perdamaian kita, maka MPR meminta agar pemerintah mempertimbangkan untuk menarik seluruh pasukan yang ada di Lebanon Selatan," tegas Muzani.

