Polri Kerahkan 317.666 Personel Amankan Malam Takbiran 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan 317.666 personel untuk mengamankan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah. Para personel disiagakan guna memastikan situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif di seluruh Indonesia.
Selain itu, Polri juga telah menyiapkan sarana pendukung berupa 2.746 pos operasi yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis.
Pengamanan difokuskan pada sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, meliputi 121.803 masjid, 54.561 lokasi salat Idulfitri, 618 terminal, 562 pelabuhan, 182 bandara, 268 stasiun kereta api, 2.966 pusat perbelanjaan, serta 4.647 lokasi wisata rekreasi.
Baca Juga
Prabowo Akan Malam Takbiran di Sumut dan Salat Idulfitri di Aceh
Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026 Brigjen Pol Tjahyono mengungkapkan, seluruh jajaran kewilayahan telah siap melaksanakan pengamanan, khususnya di tempat ibadah yang akan digunakan untuk salat Idulfitri.
"Pengamanan sudah disiapkan oleh kewilayahan, untuk masjid-masjid atau tempat ibadah yang akan digunakan salat Idulfitri. Jadi kesatuan kewilayahan sudah siap semua melakukan pengamanan," kata Tjahyono.
Tjahyono menjelaskan, pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum secara tegas dan terukur. Seluruh personel juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk kepadatan arus lalu lintas, takbir keliling, serta peningkatan aktivitas masyarakat di pusat keramaian.
Baca Juga
Tidak hanya itu, pengamanan juga dilakukan secara terpadu bersama TNI dan stakeholder terkait, dengan fokus pada pelayanan masyarakat, pengaturan lalu lintas, serta respons cepat terhadap situasi darurat melalui layanan hotline 110.
Polri mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan maupun kembang api yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain, serta mengganggu ketertiban umum. Polri berharap masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan tertib, tidak bersikap anarkis, serta tetap menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing.

