Bertambah, Korban Meninggal Akibat Longsoran Sampah Bantargebang Jadi 6 Orang
JAKARTA, investortrust.id - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jakarta kembali menemukan dua jasad korban yang tertimbun longsoran gunungan sampah, di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dengan penemuan dua jasad ini, korban meninggal akibat longsor TPST Bantargebang menjadi enam orang.
"Pukul 12.05 WIB satu korban atas nama Jussova Situmorang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari dikutip dari Antara, Senin (9/3/2026).
Baca Juga
Pramono: Pemprov DKI Tanggung Pengobatan Korban Luka Longsor Bantargebang
Selanjutnya sekitar pukul 17.50 WIB, tim SAR gabungan kembali menemukan korban yang teridentifikasi bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia di pinggir kali tertumpuk timbunan sampah.
"Keduanya langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifkasi," katanya.
Desiana menambahkan saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan jumlah korban berdasarkan keterangan saksi dan keluarga yang kehilangan keluarganya.
Kantor SAR Jakarta juga telah melakukan berbagai upaya untuk mencari korban longsor bersama 336 personel gabungan dengan mengerahkan alat berat, pasukan K9 untuk mencari tanda-tanda adanya korban.
"Selain itu pencarian juga dilakukan dengan menggunakan drone thermal untuk penyisiran melalui udara dengan mendeteksi panas tubuh," kata Desiana.
Baca Juga
Pemprov Jakarta Tutup Sementara TPST Bantargebang Imbas Longsor Maut
Berikut data terakhir korban longsor TPST Bantargebang:
Jumlah Korban : 13 orang
Korban Selamat:
1. Budiman (L)
2. Johan (L)
3. Safifudin ( L)
4. Slamet
5. Ato
6. Dofir
Korban Meninggal Dunia:
1. Enda Widayanti (P, 25) (pemilik warung)
2. Sumine (P, 60) (pemilik warung)
3. Dedi Sutrisno (L) (sopir truck)
4. Irwan supriatin (L) (sopir Truk).
5. Jussova Situmorang (P, 38)
6. Hardianto
Korban dalam Pencarian:
1. Riki

