Mudik Lebaran 2026 Diproyeksikan Capai 143,91 Juta Orang, Kemenhub Perketat 'Ramp Check
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Pemerintah memprediksi total pergerakan masyarakat secara nasional pada periode mudik lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orang.
Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, lonjakan mobilitas tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk memastikan kesiapan sarana transportasi serta keselamatan perjalanan masyarakat.
“Keselamatan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran harus menjadi prioritas utama. Saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub untuk melakukan ramp check secara konsisten dan sesuai prosedur, sehingga semua sarana transportasi yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan,” kata Dudy dalam keterangannya, dikutip Minggu (8/3/2026).
Baca Juga
Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 Capai 625.231, Okupansi Tembus 58%
Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dari total 143,91 juta orang yang diperkirakan melakukan perjalanan selama Lebaran 2026, tujuan mudik terbesar adalah Jawa Tengah dengan jumlah pemudik mencapai 38,71 juta orang.
Untuk memastikan kesiapan transportasi, Kemenhub melakukan pemeriksaan kelaikan sarana di berbagai moda. Pada sektor transportasi darat, rampcheck telah dilakukan terhadap 27.664 unit bus sejak 23 Februari 2026. Dari jumlah tersebut, 17.516 unit dinyatakan laik jalan dan diizinkan beroperasi, sementara sisanya diberikan peringatan perbaikan hingga sanksi tilang.
Di sektor transportasi laut, pemeriksaan kelaiklautan dilakukan terhadap 832 unit kapal dari total 840 armada yang disiapkan untuk melayani perjalanan Lebaran. Pada sektor penyeberangan, sebanyak 220 unit kapal telah diperiksa dari total 254 kapal yang tersedia.
Sementara itu, pada sektor penerbangan rampcheck telah dilakukan terhadap 372 unit pesawat dari total 564 armada. Adapun pada sektor perkeretaapian, pemeriksaan dilakukan terhadap 3.672 unit sarana dari total 3.687 unit yang akan melayani perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.
Dudy turut meminta seluruh operator transportasi memastikan armada yang dioperasikan memenuhi standar keselamatan. “Semua transportasi publik harus menjamin keselamatan penumpang dan memberikan pelayanan yang optimal, agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik,” ujarnya.
Baca Juga
Kemenhub Siapkan 841 Kapal dan Diskon 30% Tiket Pelni untuk Lebaran 2026
Selain memastikan kesiapan sarana transportasi, pemerintah juga mendorong masyarakat memanfaatkan program mudik gratis yang diselenggarakan Kemenhub.
Dudy menyebut, hingga 5 Maret 2026 jumlah pendaftar mudik gratis menggunakan bus telah mencapai 15.550 orang dari total kuota 15.834 penumpang.
Untuk program pengangkutan sepeda motor menggunakan truk, tercatat 172 unit sepeda motor telah mendaftar dari total kuota 240 unit.
Adapun program Angkutan Motor Gratis (Motis) menggunakan kereta api telah mencatat 9.529 unit sepeda motor terdaftar dari total kuota 11.900 unit. Jumlah penumpang yang mendaftar mencapai 18.382 orang dari total kuota 28.196 penumpang.
Kemenhub juga menyediakan kuota 69.232 penumpang untuk mudik gratis menggunakan kapal laut di berbagai lintasan. Pada hari pertama pendaftaran tercatat 5.933 orang telah mendaftar.
Di sektor penerbangan, penjualan tiket pesawat domestik turut meningkat setelah pemerintah memberikan stimulus harga tiket. Untuk periode 13–29 Maret 2026, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 1.767.574 kursi. Tiga rute penerbangan dengan penjualan tertinggi adalah Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang.
Dudy menambahkan, pemerintah optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan kolaborasi seluruh stakeholder, saya optimistis pergerakan masyarakat selama libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali,” tutupnya.

