10 Ekor Anjing Pelacak Dikerahkan di Lokasi Debat Cawapres
JAKARTA, investortrust.id - Polisi mengerahkan setidaknya 10 ekor anjing pelacak K-9 dan tim Gegana Brimob Polri untuk mengamankan lokasi debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (22/12/2023). Anjing pelacak dan tim Gegana dikerahkan dalam operasi sterilisasi untuk memastikan tak bom atau bahan peledak lainnya di sekitar lokasi debat.
Tak hanya itu, terdapat pula puluhan pasukan motor trail dari Polri yang berpatroli mengitari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) untuk memastikan keamanan di luar gedung JCC.
Puluhan polisi berseragam lengkap juga sudah menjaga pintu masuk serta akses masuk kendaraan maupun orang menuju JCC yang menjadi lokasi penyelenggaraan debat cawapres.
Puluhan polisi berseragam lengkap juga sudah menjaga pintu masuk serta akses masuk kendaraan maupun orang menuju JCC yang menjadi lokasi penyelenggaraan debat cawapres.
Baca Juga
Sementara itu, di depan pintu masuk JCC tempat pelaksanaan debat juga telah dipasang pagar pembatas dan dijaga ketat oleh aparat gabungan TNI-Polri yang memeriksa barang bawaan baik tamu maupun awak media yang meliput jalannya debat cawapres.
Secara total, Polda Metro Jaya mengerahkan 2.464 personel untuk mengamankan jalannya debat cawapres. Ribuan personel tersebut terdiri dari 166 personel Satgaspus, 298 Satuan Tugas Resor (Satgasres). Kemudian, sisanya adalah personel dari Satuan Tugas Daerah (Satgasda), yakni 2.000 personel.
Selain itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas (lalin) menjelang debat calon wakil presiden (cawapres) di JCC. Kendaraan dari Jalan Gatot Subroto yang akan menuju ke Jalan Gerbang Pemuda diarahkan lurus ke arah Slipi. Sedangkan, kendaraan dari arah Slipi diarahkan lurus ke arah Semanggi, tidak ada yang menuju Layang Ladokgi ke arah Jalan Gerbang Pemuda.
Diketahui, KPU menggelar debat cawapres di JCC, Jakarta, Jumat (22/12/2023). Debat kedua di Pilpres 2024 atau debat perdana cawapres ini bakal membahas tema ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur dan perkotaan.

