Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tambah 16,98 Juta/Tahun
JAKARTA, investortrust.id - Pertumbuhan rata-rata volume pengguna Commuter Line Jabodetabek sebesar 4% per tahun, atau bertambah 16,98 juta pengguna setiap tahunnya. Untuk dapat melayani penumpang ini, KAI Commuter menambah pengadaan sarana KRL baru.
"Pengadaan sarana KRL ini dilakukan untuk penambahan kapasitas angkut pengguna dan replacement sarana KRL yang akan diretrofit oleh PT INKA. Sarana KRL yang sudah memasuki masa peremajaan secara bertahap akan terus dilakukan penggantiannya dengan proses retrofit, untuk menjaga kebutuhan operasional layanan Commuter Line Jabodetabek dengan target 1,2 juta pengguna per hari pada tahun 2025," kata Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto, dalam keterangan pada Kamis (31/01/2024).
Tahun 2023, ia menjelaskan lebih lanjut, KAI Commuter mencatat total pengguna Commuter Line Jabodetabek sebanyak 290.890.677 orang. Angka tersebut lebih besar dibanding pada 2022 sebanyak 239.254.813 orang.
Sharing Teknologi
Sementara itu, pada 9 November 2023, KAI Commuter telah melakukan penandatanganan MoU dengan CRRC Qingdao Sifang Co Ltd untuk kerja sama saling menguntungkan dalam pengembangan sarana perkeretaapian di Indonesia. Ini mulai dari pengadaan sarana Electric Multilple Unit (EMU) atau sarana kereta berpenggerak dengan tenaga listrik, maupun Diesel Multiple Unit (DMU) atau sarana kereta berpenggerak dengan tenaga diesel.
Baca Juga
Stasiun Kereta Cepat Padalarang Kini Punya 2 Layanan Intermoda Baru
MoU tersebut juga sebagai wadah untuk sharing teknologi, perawatan sarana, peningkatan kapasitas sarana, pengadaan suku cadang, dan peningkatan SDM perkeretaapian. "Nota kesepahaman kerja sama ini juga merupakan pembaruan dari kerja sama yang telah dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini perlu dilakukan mengingat teknologi perkeretaapian yang terus berkembang. Ini merupakan salah satu upaya KAI Commuter untuk meningkatkan teknologi perkeretaapian,” tutur Asdo.

