Menteri Ara Sambangi KPK, Konsultasi Rencana Rusun Subsidi di Meikarta
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (21/1/2026). Tiba sekitar pukul 10.54 WIB, Ara, sapaan Maruarar Sirait tampak didampingi para eselon I dan II kementerian, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), hingga pihak pengembang Meikarta.
Maruarar akan bertemu dengan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak untuk berkonsultasi mengenai Meikarta yang direncanakan untuk pembangunan rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Baca Juga
Menteri Ara Tinjau Meikarta, Siapkan 20 Hektare Lahan Rusun Subsidi
"Betul, hari ini terjadwal pimpinan KPK menerima audiensi Pak Menteri PKP bersama jajaran. Di antaranya akan membahas pemanfaatan lahan Meikarta yang rencananya digunakan untuk rusun bersubsidi," kata jubir KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya.
Budi menyatakan, KPK bakal mendukung inisiatif Mararuar dalam membangun rusun subsidi bagi MBR. Untuk itu, KPK akan memitigasi risiko korupsi dengan mengoptimalkan aspek pencegahan serta fungsi koordinasi supervisi KPK.
"Sehingga pemanfaatkan aset untuk kemaslahatan masyarakat menjadi lebih nyata dan optimal," katanya.
Maruarar sebelumnya telah meninjau kawasan Meikarta untuk rencana pembangunan rusun subsidi di atas lahan seluas 20 hektare (ha) di dua titik berbeda, Sabtu (17/1/2026).
Maruarar menjelaskan, dua titik lahan yang disiapkan masing-masing memiliki luas sekitar 10 ha dan dekat dengan kawasan industri serta Gerbang Tol (GT) Cibatu Ruas Jakarta-Cikampek (Japek).
Survei ini dilakukan Maruarar bersama jajaran Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan dan staf Kementerian PKP untuk melengkapi data teknis. Menurut Ara, rencana pembangunan rusun subsidi ini juga memetakan akses lokasi terhadap fasilitas dasar, seperti tempat ibadah, sekolah, pasar, rumah sakit, serta transportasi publik.
Baca Juga
Menteri Ara Pastikan Rusun Subsidi di Meikarta Mulai Dibangun 2026
Rencana pembangunan rusun subsidi di Meikarta telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo.
“Saya sudah laporkan kepada Bapak Presiden, juga kepada Pak Hashim, Ketua Satgas Perumahan. Kita akan bekerja sangat cepat sekali dan kita akan pastikan semua sesuai aturan,” tegas Ara.

