GKR Hemas Salurkan Bantuan Rp 750 Juta bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatra di DIY
JAKARTA, investortrust.id -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) GKR Hemas menyalurkan bantuan sebesar Rp 750 juta untuk mahasiswa terdampak bencana Aceh, Sumatra Barat (Sumbar), dan Sumatra Utara (Sumut) yang menempuh pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Bantuan meliputi pembiayaan uang kuliah tunggal (UKT), biaya SKS, kebutuhan hidup (living cost), hingga uang saku mahasiswa.
"Dana bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk membantu keberlanjutan pendidikan mahasiswa terdampak," kata Hemas dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).
Baca Juga
Dana yang akan disalurkan merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat dengan Polda DIY melalui event Jomlo Fest yang digelar PT Kontener Production. Ia mengatakan, pendataan dan koordinasi akan dilakukan dengan pihak kampus, organisasi mahasiswa daerah, serta pemerintah daerah agar penanganannya berjalan tepat.
Menurutnya kegiatan tersebut menjadi ruang dialog dan penyerapan aspirasi mahasiswa terdampak bencana yang saat ini menempuh pendidikan di DIY. GKR Hemas menegaskan aspirasi mahasiswa akan menjadi dasar penting dalam penguatan advokasi kebijakan di tingkat nasional, khususnya terkait penanganan dampak bencana berbasis daerah.
"DPD RI memiliki peran strategis untuk mendorong penguatan kebijakan penanggulangan bencana berbasis daerah, termasuk skema bantuan afirmatif bagi mahasiswa terdampak. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan penting dalam advokasi kami kepada pemerintah pusat dan kementerian terkait," ujarnya.
Ia menyampaikan Daerah Istimewa Yogyakarta turut mengambil bagian aktif dalam penanganan dampak bencana, terutama yang berkaitan dengan keberlanjutan pendidikan mahasiswa perantau. Hal tersebut menurutnya sejalan dengan arahan Gubernur DIY.
"Daerah Istimewa Yogyakarta tidak tinggal diam. Pemerintah daerah berkomitmen untuk turut membantu penanganan dampak bencana, termasuk persoalan pendidikan mahasiswa asal Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang sedang menempuh studi di Yogyakarta," ungkapnya.
Dalam proses penyaluran bantuan, GKR Hemas menekankan pentingnya akurasi dan verifikasi data agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Ia meminta dilakukan klasifikasi tingkat dampak bencana serta verifikasi silang dengan data perguruan tinggi dan instansi terkait untuk memastikan keabsahan penerima manfaat.
Baca Juga
Danantara Bersama BP BUMN dan BTN Kerahkan Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera
Sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta disebut telah lebih dahulu memberikan keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa terdampak bencana, sejalan dengan arahan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Perguruan tinggi tersebut, antara lain UGM, UIN Sunan Kalijaga, UNY, UKDW, UPN, dan UNU Yogyakarta. Untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta lainnya akan difasilitasi bantuan lanjutan sesuai kebutuhan.
"Saya menitipkan harapan besar kepada adik-adik mahasiswa dan pengurus organisasi daerah agar bersama-sama menjaga kepercayaan ini. Pendataan dan verifikasi harus dilakukan secara cermat agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan," tuturnya.

