Jokowi Ingatkan Jangan Coba-coba Intervensi Pemilu 2024
JAKARTA, Investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh pihak untuk tidak coba-coba mengintervensi Pemilu 2024. Presiden pun menyebut Pemilu bukan peristiwa yang mudah untuk diintervensi.
"Jadi jangan ada yang mencoba-coba untuk mengintervensi karena jelas sangat-sangat sulit," kata Jokowi dalam sambutan pembukaan Rakornas Penyelenggara Pemilu yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (7/11/2023).
Baca Juga
KPU Tetapkan 668 Orang Masuk Daftar Calon Tetap Anggota DPD di Pemilu 2024
Jokowi mengakui, Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi yang sangat besar. Jumlah TPS di Pemilu 2024 mencapai 840.000. Untuk itu, tantangan yang dihadapi sangat besar. Namun, Jokowi meyakini tidak mudah mengintervensi pelaksanaan pemilu di Indonesia. Pasalnya di tiap TPS terdapat saksi dari masing-masing partai. Selain itu, terdapat aparat keamanan yang berjaga di sekitar TPS. Belum lagi pengawasan yang dilakukan masyarakat dan media.
"Pemilu ini yang sangat terbuka bisa diawasi oleh siapa saja oleh masyarakat, oleh media, dan lain-lain," katanya.
Baca Juga
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi meminta seluruh penyelenggara pemilu untuk mempersiapkan secara detail. Penyelenggara harus memeriksa, dan mengawasi persiapan Pemilu 2024 secara langsung di lapangan.
“Kalau bisa gunakan teknologi terkini karena tadi anggarannya sudah naik 200% untuk DKPP. Lakukan inovasi, dengarkan masukan-masukan dari rakyat sehingga kita bisa menjaga suhu politik tetap kondusif, aman, dan damai," katanya. (CR-13)

