Kritik Kemenkomdigi, DPR Soroti Kecepatan Informasi Bantuan Pemerintah Saat Bencana
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mendapatkan sorotan dari Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya. Ia menyebut Kemenkomdigi kurang gerak cepat dalam memberikan informasi soal bantuan pemerintah ke korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat.
Hal itu disampaikan Endipat dalam Rapat Kerja dengan Kemenkomdigi yang dipimpin langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid. Ia pun membandingkan kecepatan informasi bantuan pemerintah yang kalah dengan aksi donasi individu.
"Orang per orang nyumbang Rp10 miliar, negara sudah triliun-triliunan ke Aceh. Tapi publik tidak tahu," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025).
Di sisi lain, Anggota Fraksi Partai Gerindra itu juga mencontohkan soal informasi strategis dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) yang telah melakukan reboisasi secara besar-besaran. Namun, sayangnya hal itu tidak tersampaikan dengan baik, sehingga menimbulkan opini liar di media sosial.
Baca Juga
Pemerintah Kebut Aturan Perlindungan Anak Digital, Target Berlaku Penuh Maret 2026
"Sebagai contoh kami misalnya mendengar sebenarnya Kementerian Kehutanan itu sudah melakukan evaluasi dan gerakan menaman pohon secara besar-besaran, tetapi itu kan tidak pernah sampai ke telinga teman-teman sampai ke orang bawah selalu saja Kemenhut itu dikuliti dan dimacam-macamin lah, Bu, padahal mereka sudah melakukan banyak hal," ujar Endipat.
Tak hanya itu, Edipat juga berharap Kemenkomdigi bisa menyebarkan informasi strategis pemerintah agar tidak kalah dengan konten viral di media sosial. Ia juga mengkritik pihak yang datang sekali ke lokasi bencana lalu mengklaim paling bekerja, padahal pemerintah sudah membangun ratusan posko sejak awal.
“Negara sudah hadir dari awal. Jangan sampai publik menganggap pemerintah tidak ada,” tegasnya.

