Tak Hanya Game Online, Legislator Minta Prabowo Batasi Akses Anak ke Medsos
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal mendukung penuh rencana Presiden Prabowo Subianto membatasi akses game online bagi anak-anak. Tak hanya game online Rizal mengusulkan agar akses anak-anak ke media sosial (medsos) juga dibatasi.
Wacana tersebut muncul setelah terjadinya insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, yang pelakunya diduga sering mengakses konten kekerasan di media sosial. Menurutnya langkah pemerintah tersebut sangat tepat dan mendesak untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia digital yang tidak terkendali.
"Kita harus menyadari bahwa banyak konten di dunia maya yang tidak ramah anak. Game online tertentu bahkan mengandung unsur kekerasan yang bisa memengaruhi perilaku dan psikologis anak. Karena itu, langkah Presiden Prabowo patut kita dukung sepenuhnya," kata Rizal dalam keterangannya, Rabu (12/11/2025).
Ia juga mendorong pemerintah membuat regulasi tegas untuk membatasi akses media sosial bagi anak-anak. Banyak anak yang sudah kecanduan, menghabiskan waktu berjam-jam di dunia maya, terpapar konten yang tidak mendidik bahkan berpotensi merusak karakter.
Pemerintah juga harus melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta lembaga perlindungan anak dalam merumuskan kebijakan pembatasan tersebut. Ia mendorong adanya edukasi digital bagi orang tua agar mereka lebih mampu mengawasi aktivitas daring anak-anak di rumah.
Pria yang akrab disapa Deng Ical itu mengatakan anak juga mesti diberi pemahaman untuk membatasi akses terhadap gadget, sehingga bisa teralihkan untuk kegiatan sosial dan interaksi peer educating. Akses penuh bisa diberikan ketika orang tua sudah yakin anak punya kemampuan seleksi konten dan gate keeper.
"Teknologi harus digunakan untuk mendidik dan mengembangkan potensi anak, bukan justru menjauhkan mereka dari realitas sosial dan nilai moral," ujarnya.

