Jadi 'Mata Uang' Baru, Kepercayaan Publik Harus Diperkuat Lewat Penegakan UU PDP
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mendorong kolaborasi lintas sektor dalam penegakan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam ekonomi digital global.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan, kepercayaan publik kini menjadi “mata uang” baru di dunia digital yang saling terkoneksi. Menurutnya, pelindungan data pribadi merupakan fondasi utama agar inovasi digital dapat tumbuh secara berkelanjutan.
“Kepercayaan adalah investasi terbaik, bahkan menjadi mata uang baru di dunia yang serba terkoneksi. Dengan penegakan UU PDP yang kolaboratif, kita memperkuat daya saing Indonesia di kancah global,” ujar Nezar dalam seminar Accelerating PDP Law Enforcement through Public–Private Collaboration to Drive Digital Innovation di Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Nezar mengungkapkan, sepanjang 2023 terjadi sekitar tiga juta insiden kebocoran data di Indonesia, dengan 62% di antaranya berupa pencurian informasi pribadi. Ia menilai, potensi ekonomi digital nasional yang bernilai ratusan triliun rupiah dapat terancam oleh kerugian besar akibat lemahnya keamanan data.
Baca Juga
Polemik FotoYu, Kemenkomdigi Wanti-Wanti: Wajah Termasuk Data Pribadi yang Harus Dilindungi
“Kita tidak bisa membiarkan potensi ekonomi digital bernilai ratusan triliun rupiah terancam oleh kerugian miliaran akibat kebocoran data. Pelindungan data pribadi adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar menambahkan, pertumbuhan ruang digital harus dibarengi dengan pengawasan hukum yang ketat. “Inovasi boleh melaju cepat, tapi keamanan dan kepatuhan hukum adalah rel yang tidak boleh ditinggalkan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi Sonny Hendra Sudaryana menilai penerapan prinsip privacy by design menjadi kunci agar inovasi digital tumbuh dengan kepercayaan publik.
Baca Juga
Jangan Terbuai Kemudahan AI, Kemenkomdigi Minta Warga Jaga Data Pribadi
“Transformasi digital hanya akan berkelanjutan jika dibangun di atas kepercayaan. Melalui Garuda Spark Innovation Hub, kami mempertemukan BUMN, startup, akademisi, dan regulator untuk menguji solusi digital yang aman sejak tahap perancangan,” jelasnya.
Sonny menambahkan, prinsip pelindungan data kini telah diintegrasikan dalam layanan strategis seperti Know Your Customer (KYC) yang menjadi gerbang utama kepercayaan digital nasional.

