Pemerintah Targetkan Produksi Air Minum di IKN Capai 700 Liter per Detik
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Kepala Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H Sumadilaga mengungkapkan, pembangunan IPA (Instalasi Pengolahan Air) untuk air minum di IKN (Ibu Kota Nusantara) tahap awal ditargetkan mampu memproduksi air minum sekitar 350 liter/detik, dengan target akhir sebesar 600-700 liter/detik.
Penyaluran pipa untuk air minum menurut Danis merupakan prioritas utama di IKN, walaupun ke depannya bisa juga untuk dijadikan fasilitas penyaluran ke wilayah lainnya yang membutuhkan.
Baca Juga
"Untuk pembangunan IPA itu kita melalui APBN, mulai dari KIPP IKN Nusantara di Kecamatan Sepaku, itu kurang lebih 350 liter/detik. Kemudian, Korea Selatan memberikan grant (hibah) juga ke Indonesia untuk IPA itu kita pasang di bendungan Sepaku Semoi. Paling tidak kalau sudah berjalan bisa punya (tingkat produksi) kurang lebih 600-700 liter/detik," jelas Danis di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Danis menjelaskan, awal pembangunan IPA ini memang berasal dari APBN dan grant dari mancanegara, namun tidak menutup kemungkinan ada investasi baru di waktu yang akan datang.
"Seperti yang saya jelaskan, awalnya memang dari APBN dan Hibah dari luar negeri (grant), tetapi tidak menutup kemungkinan adanya investasi (baru) di sana, kan prinsipnya mulai dulu, baru seiring berjalannya ada investment," pungkasnya.
Baca Juga
Hunian ASN di IKN Sebanyak 12 Tower Bisa Dihuni Agustus 2024
Terkait kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan di sektor air minum, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono telah berkunjung ke Negeri Ginseng untuk menengok Hwaseong Water Purification Plant, yang metode akhir pengolahannya menggunakan ozonisasi.
"Saat kunjungan saya ke Korea Selatan pada Juli 2022, saya telah melihat teknologi yang digunakan di Hwaseong Water Purification Plant, yang mana proses akhirnya menggunakan metode ozon. Saya ingin menerapkan metode yang sama di IKN Nusantara," ucap Menteri Basuki dalam Kick-Off Meeting World Water Forum ke-10. (CR-3)

