Satu Tahun KMP, Menkomdigi Tegaskan Komitmen Jaga Ruang Digital Aman dan Masyarakat Cakap Digital
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Setahun Kabinet Merah Putih (KMP), Menteri Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) Meutya Hafid menegaskan komitmennya menjaga ruang digital Indonesia tetap aman sekaligus mendorong peningkatan literasi masyarakat di dunia maya, selain membangun infrastruktur digital.
“Pilar kedua (setelah infrastruktur digital) adalah ruang digital, bagaimana memastikan ruang digital lebih aman,” ujar Meutya di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Kemenkomdigi, kata Meutya, telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas). Selain itu, pemerintah juga menjalankan Sistem Kepatuhan Moderasi Konten (SAMAN) yang memantau dan menindak konten berisiko di dunia maya.
“Kita telah melapor ke OJK 30 ribu akun (terafiliasi judi online), dan sudah men-take down tiga juta akun yang terkait dengan konten negatif di ranah digital,” jelasnya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pembersihan ruang digital agar lebih sehat dan produktif.
Lebih lanjut, mantan jurnalis televisi itu menekankan pentingnya meningkatkan literasi digital masyarakat sebagai pilar ketiga penguatan transformasi digital. Menurutnya, pembangunan infrastruktur saja tidak cukup tanpa kesiapan pengguna yang cakap digital.
“Setelah infrastruktur dibangun, tentu masyarakatnya juga harus dibangun,” sambungnya.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat digital yang cerdas dan bertanggung jawab. Kemenkomdigi disebut menggandeng berbagai pihak, sejumlah platform digital, untuk menjalankan program edukasi literasi digital secara masif.
“Pengguna internet di Indonesia mencapai 220 juta. Pemerintah tidak mungkin sendiri, karena itu kami menggandeng para stakeholder agar masyarakat lebih cakap digital,” pungkasnya.
“Pengguna internet di Indonesia mencapai 220 juta. Pemerintah tidak mungkin sendiri, karena itu kami menggandeng para stakeholder agar masyarakat lebih cakap digital,” pungkasnya.

