Seskab Teddy Ungkap Hasil Lawatan Presiden Prabowo, Investasi Rp380 T hingga Pengembalian Artefak Bersejarah
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id — Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan rangkuman hasil kunjungan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto selama enam hari terakhir. Dalam pernyataan resminya yang disampaikan sebelum kepulangannya ke Tanah Air dari Belanda, Jumat (26/9/2025), Teddy menjelaskan bahwa kunjungan Presiden ke empat negara — Jepang, Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda — menghasilkan sejumlah capaian penting, mulai dari komitmen investasi raksasa hingga kesepakatan pengembalian artefak budaya ke Indonesia.
Disampaikan Teddy, kunjungan pertama Presiden adalah ke Jepang, dalam rangka singgah mengunjungi Paviliun Indonesia di ajang Osaka Expo 2025. Dalam kegiatan tersebut, Indonesia berhasil mencatatkan komitmen investasi senilai US$ 23,8 miliar, atau setara dengan sekitar Rp380 triliun. Investasi ini dinilai sangat signifikan dan menjadi hasil positif dari partisipasi Indonesia dalam ajang lima tahunan tersebut.
Selanjutnya, Presiden Prabowo melanjutkan kunjungannya ke Amerika Serikat untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80. Dalam forum internasional itu, lanjut Teddy, Indonesia mendapat kehormatan sebagai negara pembicara ketiga, sebuah posisi yang sangat prestisius di panggung global. Presiden Prabowo menyampaikan pidato di hadapan 193 negara anggota, dengan isi pidato yang disebut oleh Seskab sebagai tegas, berani, dan konkret.
“Presiden Macron bahkan langsung menelpon beliau pagi ini, menyampaikan apresiasi atas pidato Bapak Presiden dan menyebutnya sangat kuat,” ungkap Teddy.
Baca Juga
Sejumlah Kepala Negara Telepon Prabowo, Terkesan dengan Sikap Indonesia soal Gaza di PBB
Selain itu, Presiden FIFA Gianni Infantino juga menemui langsung Presiden Prabowo di New York. Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama antara Indonesia dan FIFA dalam mendukung pengembangan akademi muda sepak bola di Tanah Air. Diharapkan, dukungan tersebut akan berkontribusi terhadap kesiapan Tim Nasional Indonesia menjelang kualifikasi Piala Dunia pada Oktober mendatang.
Kunjungan ketiga Presiden dilakukan ke Kanada, yang ditandai dengan pencapaian penting berupa penandatanganan Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA–CEPA). Lewat perjanjian ini, Kanada menyetujui penghapusan tarif hingga 90,5% untuk berbagai produk asal Indonesia. Kesepakatan ini diprediksi akan memberikan dampak positif besar bagi perdagangan dan akses ekspor nasional.
Sebagai penutup lawatan, Presiden Prabowo diterima secara resmi oleh Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Máxima. Dalam pertemuan tersebut, Belanda menyepakati pengembalian sebanyak 30.000 item artefak, fosil, dan dokumen budaya milik Indonesia yang selama ini tersimpan di berbagai institusi Belanda. Proses pengembalian tersebut akan segera difinalisasi oleh Menteri Kebudayaan dalam waktu dekat.
Teddy menekankan bahwa pengembalian artefak ini adalah bagian dari perjuangan panjang, namun akhirnya dapat disepakati dalam kunjungan Presiden kali ini. “Ini adalah langkah penting dalam upaya kita mengembalikan warisan budaya bangsa ke tempat asalnya,” tegasnya.

