Prabowo Undang Kadin Diskusi soal Pertanian di Hambalang Selama 5 Jam
Jakarta, investortrust.id - Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengundang jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk berdiskusi soal pertanian di rumahnya di Hambalang, Bogor. Undangan itu disampaikan Prabowo saat acara Dialog Capres Bersama Kadin di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (12/1/2024).
Prabowo mulanya menjawab pertanyaan Wakil Ketua Umum Kadin wilayah Sulawesi, Kukrit Suryo Wicaksono mengenai persoalan pertanian. Menjawab pertanyaan itu, Prabowo membeberkan sejumlah persoalan di sektor pertanian. Salah satunya terkait fenomena banyaknya anak petani yang enggan mengikuti jejak orang tua mereka.
Prabowo mengaku waktu yang diberikan moderator dalam diskusi ini tidak cukup baginya untuk mendiskusikan persoalan pertanian. Untuk itu, Prabowo mengundang jajaran Kadin berdiskusi mengenai persoalan pertanian di rumahnya di Hambalang. Prabowo mengaku siap meladeni berbagai pertanyaan dari para pengurus Kadin.
Baca Juga
Prabowo Subianto: Untuk Apa Kita Merdeka tetapi Rakyat Miskin?
"Sebetulnya moderator, bicara pertanian ini enggak bisa 2 menit. Saya undang Anda khusus. Kita diskusi 5 jam di Hambalang, bagaimana?," katamya.
Seusai acara Dialog Capres Bersama Kadin ini, Plt Ketua Umum Kadin, Yukki Nugrahawan menyambut baik ajakan Prabowo tersebut.
“Kalau diundang kita siap hadir, apalagi kalau dikasih waktunya lima jam,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (12/1/2024).
Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran yang juga mantan Ketua Umum Kadin periode 2015-2021, Rosan Roeslani mengatakan, masih banyak topik-topik mengenai ekonomi yang perlu dibahas. Dengan dialog yang sebelumnya berlangsung, tidak tuntas membahas dinamika perekonomian.
Baca Juga
“Pak Prabowo mengetahui bahwa untuk membahas sesuatu hal yang sangat penting, terutama terkait bidang ekonomi ini tidak bisa dilaksanakan hanya dalam waktu yang singkat,” kata Rosan.
Dengan ajakan diskusi ini, lanjutnya, diharapkan adanya pertukaran pikiran dan masukan dari Kadin untuk perekonomian nasional yang lebih baik lagi ke depan.
“Yang paling penting Pak Prabowo ingin mendapatkan masukan dari teman-teman Kadin ini. Sehingga beliau menyampaikan, lebih banyak pemikiran itu lebih baik dibanding hanya satu pemikiran,” terang Rosan. (CR-13)

