1.110 Lulusan IPDN Dilantik, Ini Pesan Khusus Mendagri Tito untuk Pamong Praja Muda
Poin Penting
|
SUMEDANG, Investortrust.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melantik sebanyak 1.110 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII Tahun 2025. Pelantikan digelar di lapangan kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (28/7/2025). Sebanyak 1.110 yang dilantik terdiri dari 715 putra dan 395 putri. Tito bertindak sebagai inspektur upacara dalam upacara pelantikan tersebut.
"Bismillahirrahmanirrahim dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini Senin 28 Juli tahun 2025 saya Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, atas nama pemerintah Republik Indonesia melantik saudara-saudari sebagai Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri ipdn angkatan XXXII tahun 2025," kata Tito, Senin.
Dia meyakini Pamong Praja Muda yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Upacara kemudian dilanjutkan dengan penyematan lencana pamong praja dan pengalungan lencana Kartika Astha Brata. Setelah itu, upacara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pamong raja yang diucapkan bersama-sama seluruh pamong praja yang dilantik.
Baca Juga
Mendagri Ungkap Alasan Prabowo Batal Hadiri Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXII 2025
Sebelumnya Presiden Prabowo dijadwalkan hadir dalam pelantikan Pamong Praja Muda tersebut untuk menyampaikan arahan.
"Terlebih dahulu juga saya menyampaikan ucapan permohonan maaf dari Bapak Presiden, karena Bapak Presiden sedianya sejak Minggu lalu berkenan untuk hadir, bukan hanya hadir untuk melantik, tetapi beliau berkenan untuk memberikan arahan khusus kepada seluruh calon Pamong Praja," kata Tito di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (28/7/2025).
Rencana tersebut batal lantaran di saat yang bersamaan Presiden harus menerima kunjungan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ke Indonesia. Tito menyebut pertemuan keduanya penting mengingat memanasnya situasi di Thailand dan Kamboja.
Baca Juga
Retret Kepala Daerah Gelombang Dua Bakal Digelar di IPDN Jatinangor 22 Juni Mendatang
"Setiap konflik seperti ini antar-negara, selalu diselesaikan dengan cepat dengan mekanisme ASEAN sehingga Perdana Menteri Malaysia sebagai ketua ASEAN, berusaha untuk menyelesaikan permasalahan Thailand dan Kamboja, dan beliau pada siang sore ini direncanakan untuk hadir, datang langsung ke Jakarta untuk bertemu dengan Bapak Presiden," ungkapnya.

