Forum Pemred: Industri Media Perlu Dukungan Negara
JAKARTA, Investortrust.id -- Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) menggelar FP Talks bertajuk "RUU Penyiaran: Peran Negara dalam Menjamin Keadilan Ekosistem Negara" di Jakarta, Kamis (19/6/2025). Ketua Forum Pimred Retno Pinasti dalam sambutannya menekankan pentingnya dukungan dari negara bagi industri media.
"Industri media dan pers di Indonesia ini perlu dukungan negara sebagaimana industri strategis lainnya," kata Retno, di Jakarta, Kamis.
Retno mengatakan keberpihakan kebijakan dinilai penting agar industri media memiliki daya saing, independensi, serta menjaga kualitas pers. Selain itu, menurutnya perlu dibangun tujuan dan aturan bersama bagi industri media.
"Tujuannya untuk menciptakan keadilan dan equal playing field sekaligus juga menciptakan ruang publik yang agak beretika dan sesuai dengan nilai-nilai Indonesia," ucapnya.
Retno mengungkapkan bahwa kondisi industri media dan pers di Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Dampak dari pengembangan teknologi ini membuat model bisnis media menjadi semakin tidak menentu.
"Dalam waktu beberapa bulan terakhir ini, khususnya pasca Hari Raya Idul Fitri, saya rasa media arus utama semakin menghadapi tekanan yang semakin berat. Efisiensi, rightsizing, penggabungan tim, penutupan biro daerah ini menjadi kisah-kisah yang semakin sering terdengar," ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan media sosial dan berbagai platform baru menciptakan ruang publik yang lebih luas dan bebas. Di sisi lain, saat ini belum ada aturan untuk mengawasi media sosial, sehingga di media sosial sering muncul ujaran fitnah, sara, kekerasan hingga pornografi.
"Dengan momentum revisi UU Penyiaran, Forum Pemred mengajak berbagai pihak duduk bersama menyelaraskan visi," tutur Pemred SCTV-Indosiar tersebut.
Sejumlah pembicara turut hadir dalam FP Talks kali ini yakni Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria, Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin. Hadir juga Akademisi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Ignasius, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat I Made Sunarsa.

