Gempa di Bogor Diiringi Suara Gemuruh, BMKG Beri Penjelasan
JAKARTA, Investortrust.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan soal suara gemuruh saat gempa mengguncang wilayah Bogor dan sekitarnya.
Menurut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, gempa disertai suara gemuruh dan dentuman adalah hal wajar. "Suara tersebut muncul karena getaran frekuensi tinggi dekat permukaan, sekaligus sebagai bukti bahwa gempa yang terjadi memiliki kedalaman hiposenter sangat dangkal," kata Daryono, Jumat (11/4/2025).
Baca Juga
Aceh Besar Diguncang 47 Kali Gempa Akibat Aktivitas Sesar Seulimeum
Daryono mengungkapkan, gempa Bogor merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal yang disebabkan aktivitas sesar aktif. Gempa tersebut memiliki magnitudo M4,1 dengan episenter terletak di darat tepatnya pada koordinat 6.62 LS dan 106.8 BT dengan kedalaman hiposenter 5 km.
"Semua gempa sangat dangkal disertai dengan suara ledakan, dentuman dan gemuruh," ujarnya.
Daryono menjelaskan, berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber gempa oleh BMKG, gempa Bogor memiliki mekanisme geser (strike-slip). Episenter gempa Bogor terletak pada jalur sesar sesar Citarik yang memiliki mekanisme geser mengiri.
Baca Juga
TNI Kirim Tim SAR dan Medis Bantu Evakuasi Korban Gempa di Myanmar
"Pemicu gempa Bogor diduga kuat adalah sesar Citarik dengan mekanisme geser mengiri (sinistral strike-slip) sesuai hasil analisis mekanisme sumber gempa oleh BMKG," ungkapnya.
Sementara itu, sejumlah bangunan dikabarkan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa Bogor. Namun, Daryono belum bisa memastikan terkait kabar tersebut. "Belum ada laporan terkait hal tersebut, ini masih menunggu update-nya," kata dia. (C-14)

