Ini 10 Negara Paling Terdampak Terorisme Menurut Global Terrorism Index 2025
JAKARTA, Investortrust.id - Institute for Economics and Peace (IEP) merilis temuan Indeks Terorisme Global atau Global Terrorism Index (GTI) 2025. Founder and CEO IEP Steve Killelea merinci 10 negara yang paling terdampak terorisme di tahun 2024.
Negara dengan indeks terorisme global tertinggi yakni Burkina Faso dengan skor indeks 8.581. Sebanyak 1.532 kematian terjadi akibat serangan terorisme, 206 diantaranya mengalami luka-luka. Meskipun demikian, jumlah kematian mengalami penurunan seperlima, dari 1.935 pada tahun 2023 menjadi 1.532 pada tahun 2024.
"Ini adalah tahun ketiga berturut-turut di mana lebih dari seribu orang tewas dalam serangan teroris di Burkina Faso," kata Steve dalam laporannya. yang disampaikan di Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Pakistan menempati peringkat kedua dengan skor 8.374. Selama tahun 2024, sebanyak 1.081 orang meninggal. Kelompok Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) tetap menjadi organisasi teroris paling mematikan di Pakistan selama dua tahun terakhir. TTP disebut bertanggung jawab atas 52% kematian di Pakistan pada tahun 2024. Pada tahun 2024, TTP melakukan 482 serangan, yang mengakibatkan 558 kematian, meningkat 91% dari 293 kematian pada tahun sebelumnya.
Baca Juga
Selanjutnya Suriah menempati peringkat ketiga negara dengan skor indeks terorisme tertinggi di tahun 2024 dengan skor 8.006. ISIS tetap menjadi kelompok paling mematikan di Suriah pada tahun 2024.
"Seperlima dari seluruh kematian akibat terorisme di dunia terjadi di Burkinafaso, diikuti Pakistan, dan Suriah," ujarnya.
Sedangkan Mali berada di peringkat 4 (skor 7.907), disusul secara berurutan Niger (skor 7.776), Nigeria (skor 7.658). Kemudian Somalia (skor 7.614), Israel (skor 7.463), Afganistan (7.262), dan Kamerun (skor 6.944).
Sementara itu pada tahun ini Indonesia berada di posisi 30 dari total 163 negara dengan skor indeks 4.170. Pada tahun 2022 Indonesia berada di peringkat 24 (skor 5.502) dan 2023 di peringkat 31 (skor 3.993).
"Temuan GTI telah mencatat secara positif kemajuan yang dicapai Indonesia hingga saat ini, ditunjukan dengan posisi Indonesia pada level medium maupun low impacted by terrorism pada kurun waktu beberapa tahun terakhir," kata Deputi Bidang Kerja Sama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Andika Chrisnayudhanto dalam acara diskusi yang digelar oleh Center for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta, Kamis (10/4/2025). (C-14)

