Budi Gunawan Beberkan Tingginya Pengunjung Tempat Wisata di Libur Lebaran 2025
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan membeberkan tingginya angka pengunjung di berbagai tempat wisata selama libur Lebaran 2025. Beberapa objek wisata di Jakarta seperti Kebun Binatang Ragunan, Monas, Ancol, Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII), dan Kota Tua mengalami peningkatan jumlah pengunjung.
"Per 3 April 2025, diperkirakan pengunjung Monas mencapai lebih dari 20.000 orang," kata Budi Gunawan dalam keterangan pers, Kamis (4/4/2025).
Tak hanya di Jakarta, Budi Gunawan mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat mengunjungi tempat wisata di berbagai daerah selama libur lebaran. Kawasan Bandung, kata Budi Gunawan menerima sekitar 150.000 hingga 200.000 pengunjung harian.
"Dan di Jawa Tengah, 102 titik wisata dikunjungi kurang lebih 45.996 orang," katanya.
Baca Juga
Jasa Marga Catat 455.994 Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek di H+2 Lebaran
Dikatakan, pemerintah daerah bersama TNI-Polri, telah menyiapkan titik-titik pengamanan, posko kesehatan, pengaturan lalu lintas, termasuk mengerahkan ribuan aparat untuk melakukan pengamanan.
“Kami mengapresiasi kerja keras berbagai sektor dalam menjaga suasana tetap aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Menko Polkam.
Budi Gunawan menekankan, pemerintah melalui seluruh kementerian/lembaga memastikan mengawal penuh kelancaran arus mudik dan stabilitas keamanan nasional selama libur Idulfitri 1446 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947. Hal ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Bapak Presiden telah menginstruksikan bahwa negara harus hadir dan bersinergi untuk menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat, terutama selama periode libur panjang ini,” Budi Gunawan.
BG, sapaan Budi Gunawan membeberkan lonjakan signifikan arus kendaraan dan penumpang baik melalui jalur darat, laut, maupun udara sejak 21 Maret hingga 1 April 2025. Operasi Ketupat-Lodaya dan pemantauan lainnya telah mencatat adanya penurunan kepadatan arus lalu lintas di Jakarta pada Rabu (2/4/2025) atau H+1 Idulfitri.
"Diperkirakan akan meningkat kembali pada periode arus balik pada 5-7 April 2025," katanya.
Salah satu data yang dikumpulkan mencatat jumlah kendaraan yang keluar dan masuk Jabodetabek melalui jalan tol dan arteri mencapai 417.974 kendaraan. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 73,4% dibandingkan hari sebelumnya.
Selain itu, dalam memastikan kelancaran lalu lintas pada libur lebaran, rekayasa lalu lintas diterapkan di beberapa titik padat. Beberapa diantaranya, contraflow dari Km 70 hingga Km 47 di Tol Jakarta-Cikampek atau Tol Japek, serta opsi one way lokal ruas Brebes dan jalur alternatif Nagrek. Di luar wilayah Jabodetabek, pengalihan arus juga dilakukan secara bertahap pada ruas Tol Solo–Jogja untuk mengantisipasi antrean di Gerbang Tol Prambanan hingga Klaten.
“Rekayasa lalu lintas bersifat dinamis sesuai kebutuhan lapangan. Ini adalah bentuk kesiapsiagaan yang dilakukan agar masyarakat tidak terjebak dalam kemacetan panjang,” jelas Menko Polkam.
Di sektor transportasi umum, pergerakan penumpang juga mengalami peningkatan selama libur panjang. Data per 2 April 2025, menunjukkan di Bandara Soekarno-Hatta, keberangkatan dan kedatangan masing-masing mencapai 58.392 dan 48.098 penumpang. Bandara Juanda Surabaya juga mencatat total lebih dari 23.000 penumpang.
Tidak hanya itu, peningkatan juga terjadi pada mode transportasi darat dan laut. Di Jakarta, enam stasiun mencatat jumlah keberangkatan mencapai 108.736 penumpang dan kedatangan mencapai 87.058 penumpang. Di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menjadi titik krusial dengan tercatat 63.795 penumpang tiba dan 39.657 berangkat. Meskipun sudah mulai terjadi penurunan dibanding hari-hari sebelumnya, lonjakan diperkirakan akan terjadi menjelang arus balik lebaran. Terutama volume kendaraan seperti bus yang juga mengakomodasi program-program mudik gratis.
Secara umum, Budi Gunawan mengatakan, situasi keamanan nasional dalam kondisi terkendali. Akibat penurunan kepadatan lalu lintas sejak 1 April 2025, beberapa daerah juga mengalami penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satunya di Jakarta, tercatat kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 294 kejadian atau mengalami penurunan sebesar 25,76% dari data 2024. Selain sektor pengamanan, pemerintah juga telah mengerahkan berbagai kementerian/lembaga mulai dari BMKG, BNPB, hingga pemerintah daerah dalam upaya pemantauan cuaca ekstrem hingga mitigasi bencana.
Baca Juga
Libur Lebaran 2025, KAI Siagakan 4.030 Personel di Seluruh Layanan Commuter Line
Menko Polkam menyampaikan seluruh upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan pentingnya pelayanan publik terpadu dan jaminan keamanan nasional dalam memastikan masyarakat menjalankan momentum libur panjang ini dengan aman dan nyaman.
“Ini bukan hanya soal teknis pengaturan lalu lintas atau pengamanan tempat wisata, tetapi mencerminkan kesiapan nasional dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.
Budi Gunawan memastikan pemerintah akan terus memantau situasi hingga seluruh rangkaian arus balik selesai.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban bersama. Dengan kerja sama seluruh pihak, mari kita pastikan libur panjang ini dapat berlangsung dengan aman dan kondusif,” katanya.

