Legislator Ungkap 2 Penyebab Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Diprediksi Turun
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik Lebaran 2025 akan mengalami penurunan. Wakil Ketua Komisi V DPR Ridwan Bae menilai terdapat dua faktor penyebab menurunnya jumlah pemudik.
Faktor pertama, katanya, pemerintah sudah berhasil mengelola mudik lebaran yang menjadi siklus tahunan. Menurutnya pemerintah telah berhasil membangun infrastruktur darat, udara, dan laut. .
"Hal pertama, pemikiran kita sudah ada kemampuan pemerintah dalam mengelola pemudik kita. Karena tentu kan jalan kita sudah banyak terbangun, kemudian alternatif-alternatif jalan itu sudah banyak pilihan. Kapal ada, penerbangan udaranya ada, jalan raya ada, tol ada. Jadi saya kira juga di situ," kata Ridwan di Kantor DPP Partai Golkar, Rabu (26/3/2025).
Selain itu politikus Partai Golkar tersebut juga menilai menurunnya jumlah pemudik tahun ini lantaran masyarakat kurang berminat untuk melakukan perjalanan mudik. Namun, ia berharap masyarakat tetap senang menyambut lebaran tahun ini.
"Tetapi yang paling penting bahwa kita harap masyarakat Indonesia bahagia menghadapi lebaran tahun ini," ujarnya.
Sebelumnya Kemenhub memproyeksikan jumlah pemudik angkutan pada masa Lebaran 2025 akan mengalami penurunan jika dibanding tahun lalu. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Budi Rahardjo mengonfirmasi mengenai hasil survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan bersama akademisi.
Hasil survei menunjukkan jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan 146,48 juta orang atau sekitar 52% dari penduduk Indonesia. Jumlah itu turun sebesar 24% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik.
"Benar besaran potensi pergerakan masyarakat saat mudik lebaran tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu," kata Budi beberapa waktu lalu. (C-14)

