Soal THR Ojol, Ini Kata Maxim
JAKARTA, Investortrust.id - Maxim Indonesia buka suara ihwal wacana pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada para mitranya. Government Relation and Public Affair Widhi Wicaksono mengatakan pihaknya saat ini masih berkomunikasi dengan pemerintah terkait hal tersebut.
"Jadi kalau dari Maxim sendiri, kami sedang berdiskusi bersama dengan Kementerian Tenaga Kerja, khususnya dengan Bapak Wamenaker, Bapak Emmanuel Ebenezer," kata Widhi di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (5/3/2025).
Ia mengatakan masih belum mengetahui dalam bentuk apa bantuan hari raya yang akan diberikan kepada driver online. Pihaknya menargetkan akan segera memutuskan dalam waktu dekat.
"Kita intens diskusikan ini dalam mungkin seminggu-dua minggu ini kami sudah ada bentuknya seperti apa," ujarnya.
Selain itu membeberkan sejumlah kriteria driver online yang berhak memperoleh bantuan hari raya tersebut. Prinsipnya bantuan hari raya akan diberikan berdasakan kinerja.
"Tentunya semua berbasis kinerja ya. Jadi kan nggak adil juga kalau yang sudah lama atau sudah aktif, rajin dan kemudian hasilnya sama dengan yang tidak aktif. Tentunya semua berbasis kinerja," ucapnya.
"Aturan-aturannya seperti ada yang sudah menyelesaikan per hari berapa," kata dia menambahkan.
Baca Juga
Soal Tuntutan THR Pengemudi Ojol, Menaker: Pengusaha Sudah Paham dan Sedang Cari Formulasinya
Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pemerintah akan segera merampungkan regulasi tunjangan hari raya (THR) untuk pengemudi ojek online (ojol). Proses kajian oleh tim Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sedang berjalan saat ini.
"Karena isunya, regulasinya harus duduk dulu nih, regulasinya seperti apa," kata Yassierli saat menyambangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (3/2/2025).
Yassierli mengatakan setelah draf regulasi selesai, Kemenaker akan menyampaikan ke para pemilik platform ojek online. Selain itu, Kemenaker juga ingin melibatkan serikat pengemudi ojol dalam penyusunan regulasi ini.
"Tenang saja, ini memang kami dalam dua minggu ini harus pilah-pilih," ucap dia. (C-14)

