Dilantik Prabowo Jadi Mendiktisaintek, Brian Yuliarto Janji Selesaikan Polemik Tukin Dosen ASN
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengaku akan mempelajari polemik tunjangan kinerja (tukin) dosen aparatur sipil negara (ASN). Brian berjanji akan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan menyelesaikan polemik tukin dosen ASN berkoordinasi
Hal itu disampaikan Brian seusai dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2/2025).
"Iya nanti kita pelajari semuanya. Kita selesaikan secara cepat bersama-sama, koordinasi begitu dengan stakeholder yang lain," katanya.
Baca Juga
Prabowo Lantik Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek Gantikan Satryo Soemantri
Guru besar ITB itu belum membeberkan langkah yang akan dilakukan dalam penyelesaian polemik tukin dosen ASN. Brian mengatakan, akan mempelajari terlebih dahulu persoalan ini.
"Saya kan baru masuk nih soalnya. Tentu Saya pelajari dengan teman-teman di kementerian," katanya.
Sebelumnya, Aliansi Dosen Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (Adaksi) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta dan beberapa daerah lainnya beberapa waktu lalu. Adaksi menuntut pencairan tunjangan kinerja dosen.
Dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/2/2025), Menkeu Sri Mulyani menyebut saat ini terdapat 97.734 dosen ASN di perguruan tinggi yang terdiri dari empat kategori, yaitu dosen di perguruan tinggi badan hukum (PTN BH), PTN Badan Layanan Umum (PTN BLU), PTN satuan kerja (PTN Satker) Kemendikti Saintek, dan lembaga layanan pendidikan tinggi (LLDikti).
Baca Juga
Sri Mulyani menyatakan dosen-dosen yang tunjangan kinerjanya dalam proses finalisasi melalui perpres meliputi dosen di PTN BLU yang belum menerapkan remunerasi, dosen PTN Satker Kemendiktisaintek, dan dosen PNS LLDIKTI.

