Forsa IKN dan DPR RI Bahas Peran Masyarakat dalam Pembangunan IKN
JAKARTA, investortrust.id– Forum Bersama Ibu Kota Nusantara (Forsa IKN) menggelar pertemuan dengan Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. Mardani Ali Sera, M.Eng, di Jakarta. Hadir dalam pertemuan tersebut para penggagas Forsa IKN, Dr Ariasa Supit, Lukman Hakim, SE MM, Prof Widodo Mutikyo, dan Ikhwan.
Pertemuan digelar untuk membahas peran serta masyarakat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertemuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, parlemen, dan masyarakat dalam memastikan keberhasilan megaproyek nasional tersebut.
Forsa IKN yang berdiri pada 19 Juli 2024, ingin mengambil peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam proses pembangunan IKN. Organisasi ini bertujuan untuk memastikan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan ibu kota baru yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dalam diskusi bersama BKSAP DPR RI, Forsa IKN menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan publik dalam setiap tahapan pembangunan IKN. Dengan demikian, ibu kota baru tidak hanya menjadi proyek infrastruktur, tetapi juga cerminan aspirasi masyarakat Indonesia,” ujar Direktur Ekonomi Forsa IKN, Lukman Hakim yang juga salah satu penggagas forum ini.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah komitmen bersama antara Forsa IKN dan DPR RI dalam mendukung pembangunan IKN hingga tuntas. Dr. Mardani Ali Sera menegaskan bahwa pembangunan ibu kota baru harus berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik dan berorientasi pada kepentingan nasional.
“Keberhasilan IKN tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada sejauh mana masyarakat merasa memiliki dan terlibat dalam pembangunannya,” ujar Mardani.
Baca Juga
Prabowo Dorong Penyelesaian Infrastruktur Legislatif dan Yudikatif di IKN
Forsa IKN menegaskan perlunya membangun rasa memiliki di kalangan masyarakat terhadap IKN. Melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan, organisasi ini berupaya memastikan bahwa ibu kota baru bukan hanya sekadar lokasi administratif, tetapi juga ruang hidup yang mencerminkan identitas dan aspirasi rakyat Indonesia.
“Sebagai wadah inklusif, Forsa IKN membuka kesempatan bagi semua warga negara untuk berkontribusi dalam pembangunan IKN. Tidak hanya dalam aspek sosial dan budaya, tetapi juga dalam bidang ekonomi melalui peluang investasi dan usaha,” ujar Prof Widodo Mutikyo
Simbol Persatuan
Pada kesempatan ini, Forsa IKN juga menyampaikan keinginannya untuk bekerja sama dengan Otorita IKN dalam menyediakan informasi terkait peluang bisnis di ibu kota baru. Sinergi ini diharapkan dapat menarik minat investor sekaligus memberdayakan pelaku usaha lokal, sehingga menciptakan ekosistem ekonomi yang dinamis dan berkelanjutan.
Komitmen Forsa IKN untuk menjadikan IKN sebagai rumah bagi seluruh rakyat Indonesia, sejalan dengan visi nasional untuk menciptakan ibu kota yang inklusif dan maju. Dalam pandangan Forsa IKN, keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari sejauh mana ibu kota baru dapat menjadi ruang bagi anak bangsa untuk berkarya dan berkembang.
Pertemuan antara Forsa IKN dan BKSAP DPR RI menandai awal dari kolaborasi yang lebih erat dalam mengawal pembangunan IKN. Dr. Mardani Ali Sera mengapresiasi inisiatif yang telah diambil oleh Forsa IKN.
Mardani juga menegaskan pentingnya keterlibatan publik dalam memastikan ibu kota baru benar-benar menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi, IKN diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan baru, tetapi juga simbol kemajuan, persatuan, dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia.
Baca Juga
PU Respons Kelanjutan Pembangunan IKN Saat Anggaran Terpangkas Rp 81 Triliun

