Isyana Ajak Generasi Muda Hindu Berperan Besar Wujudkan Indonesia Emas
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai penganut Hindu, Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Isyana Bagoes Oka mengajak generasi muda umat Hindu untuk introspeksi diri dan berperan lebih dalam mewujudkan Indonesia Emas 2024.
Hal itu diungkapkan Isyana saat mengikuti upacara Siwaratri di Candi Prambanan, Yogyakarta, pada Senin (27/01/2025) yang diikuti ratusan umat Hindu dari berbagai wilayah Indonesia. Acara yang didukung Kementerian Pariwisata ini dalam rangka merayakan Hari Suci Siwaratri dengan mengambil tema “Siwaratri, Kontemplasi Spritual, Mewujudkan Pariwisata Berkarakter.”
“Mudah-mudahan dengan momentum Siwaratri ini dapat mengingatkan kembali kepada generasi muda Hindu khususnya agar menginstrospeksi diri dari kesalahan-kesalahan dan kemudian memperbaiki diri demi masa depan lebih baik, menyongsong Indonesia Emas 2025,” ungkap Isyana dalam keterangan persnya, Rabu (29/1/2025).
Baca Juga
Gibran Tekankan Generasi Muda Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045
Sebagai generasi muda Hindu, kata dia, tentunya memiliki tanggung jawab untuk membangun bangsa ke depan dengan tetap tidak meninggalkan nilai-nilai spiritualitas. Dia juga mengingatkan generasi muda Hindu memiliki kewajiban yang sama sebagaimana semua elemen bangsa untuk mengupayakan terwujudnya kesejahteraan bangsa.
Sementara dalam diskusi panel pada acara itu, Isyana menjelaskan, untuk menuju Indonesia Emas 2045 dan percepatan pencapaian quick wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN), pihaknya fokus pada edukasi. Salah satu dari lima quick wins yang ditetapkan Kemendukbangga adalah "Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting" yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, perusahaan, maupun Lembaga lainnya.
Program ini menjadi salah satu upaya menekan angka stunting dengan fokus pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). "Keberhasilan program tidak bisa hanya berpangku pada satu Lembaga, tetapi dukungan seluruh masyarakat," katanya.
Baca Juga
Genjot Target Visi Indonesia Emas, Pemerintah Targetkan Wisman Belanja Rata-rata US$ 1.600 pada 2029
Siwaratri pada intinya merupakan ajaran untuk membangkitkan perjuangan umat Hindu agar selalu sadar bahwa dirinya selalu diancam berbagai hambatan. Upacara Siwaratri bertujuan memberikan pengetahuan kepada manusia agar menyadari selalu ada pertarungan antara kebaikan dan keburukan. Oleh karena itu, sebaik-baiknya manusia, pasti pernah berbuat dosa selama hidup. Demikian pula sejelek-jeleknya manusia, pasti pernah berbuat baik.
Siwaratri yang datang setahun sekali, yaitu pada hari 14 paruh gelap malam mahapalguna (terjadi antara bulan Januari-Februari), atau sehari sebelum tilem kapitu. Siwaratri berarti malam siva. Siva berarti baik hati, suka memaafkan, memberikan harapan. Sedangkan malam melambangakan kegelapan hati atau kejahatan.
Dengan demikian Siwaratri adalah malam untuk melebur kegelapan hati menuju jalan yang terang. Siwaratri jatuh setahun sekali pada purwaning tilem ke pitu (panglong ping 14 sasih kepitu) yang pada tahun ini jatuh pada malam hari yakni 27 September 2025.

