Menekraf Dorong Pembentukan Konsorsium Pendidikan Tinggi Ekraf dengan UI
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf), Teuku Riefky Harsya, mendorong penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian serta kepada masyarakat. Pihaknya juga mendorong pembentukan konsorsium pendidikan tinggi ekonomi kreatif dengan Universitas Indonesia (UI)
"Pendekatan yang kami lakukan melibatkan hexahelix, termasuk dengan akademisi untuk cari solusi bersama. Kolaborasi ini bisa terus berlanjut terkait kekayaan intelektual dan proses kreasi dari perguruan tinggi," kata Riefky dalam keterangan tertulisnya dikutip Kamis (23/1/2025)
Riefky menilai akademisi memiliki peran penting untuk riset-riset yang inovatif sehingga produk kreatif bisa berdaya saing di pasar global. Ia mengungkapkan kemitraan antara Kemenekraf dan UI tersebut akan menjadi langkah kolaborasi strategis dalam lingkup pendidikan.
Deputi Bidang Pengembangan Strategis, Cecep Rukendi mengapresiasi perguruan tinggi Universitas Indonesia yang berpotensi menjadi sumber talenta ekonomi kreatif ke depan. Sinergi akan terus dilakukan bersama perguruan tinggi lain untuk mengoptimalkan mahasiswa-mahasiswa yang memiliki peminatan ke sektor ekonomi kreatif.
Baca Juga
Gibran Minta Revitalisasi Gedung Warenhuis Medan Integrasikan Nilai Budaya dan Ekonomi Kreatif
"Selain dapat inspirasi dan insight dari Pak Menteri, tanda tangan MoU kerja sama ini sebagai bentuk pengembangan ekraf untuk prodi dan pembentukan konsorsium perguruan tinggi ekraf yang bisa diikuti kampus atau universitas lain," ujarnya.
Sementara Universitas Indonesia telah menciptakan program vokasi yang mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menciptakan karya kreatif seperti film, animasi, dan game development yang siap berkolaborasi dengan mitra industri untuk mengembangkan wawasan terkait masa kini dan masa depan sehingga turut jadi mesin baru pertumbuhan ekonomi berbasis industri kreatif.
Rektor UI, Heri Hermansyah, mengatakan kegiatan ini merupakan awal untuk kolaborasi lebih lanjut agar ada gerakan pertumbuhan ekonomi dari berbagai industri kreatif. Ia mengatakan, Universitas Indonesia memiliki program-program studi yang siap pakai, bergerak, dan berkreasi untuk ekonomi kreatif.
"Dengan orkestrasi oleh Kemenekraf, kami sebagai stakeholder dari pendidikan bisa menuju industri yang lebih terarah dan terdampak. Inilah bentuk nyata dari mendukung perkembangan ekonomi berbasis pengetahuan, budaya, dan kreativitas," ungkapnya.
Penandatanganan Kesepahaman Bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif dihadiri Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama, Dessy Ruhati, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekraf, Cecep Rukendi, serta Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Muhammad Neil El Himam. (C-14)

