Bicara Visi Indonesia 2045, Anies Baswedan Tekankan Kemakmuran
JAKARTA, investortrust.id - Mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan menyampaikan gagasan mengenai visi Indonesia 2045. Anies menekankan, visi Indonesia 2045 adalah kemakmuran yang harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Visi tersebut disampaikan Anies dalam agenda Sarasehan 100 Ekonom yang diselenggarakan oleh INDEF dan CNBC Indonesia, di Jakarta, Rabu (08/11/2023).
"Visi Indonesia di tahun 2045 bukan semata-mata bukan hanya berapa besar GDP per kapita, tetapi satu kemakmuran yang dirasakan oleh seluruh penduduk Indonesia," papar Anies.
Anies beralasan ketimpangan yang terjadi di Indonesia suatu saat akan menjadi permasalahan serius bila tidak segera diatasi.
Baca Juga
Anies Baswedan Singgung Ekonomi Tumbuh tapi Pengangguran Terbuka Tidak Turun
"Mengapa ini penting? Tanpa membereskan kemakmuran, ketimpangan yang ada akan problematik. Pertumbuhan ekonomi belum berhasil dalam menyelesaikan pengangguran. Ketimpangan yang ada menjadi PR sesungguhnya," ujar Anies.
Sebagai contoh, Anies menjelaskan peristiwa perpecahan negara-negara Balkan yang terjadi tahun 1990-an lalu.
"Balkanisasi tahun 90-an diawali bukan dengan political problem tetapi justru diawali dengan economic disparity yang ekstrem," terang Anies.
Baca Juga
Anies menjabarkan saat itu pendapatan per kapita Slovenia 175% dari rata-rata per kapita negara Balkan. Sementara Kosovo hanya 50% dari rata-rata per kapita Balkan. Begitupun dengan employment opportunity yang berbeda di masing-masing negara Balkan.
"Disparitas yang terjadi di sana itu jarang didiskusikan," sebut Anies.
Dalam perpecahan negara-negara Balkan, menurut Anies, publik lebih banyak membicarakan mengenai perbedaan etnik, suku dan bahasanya. Sebaliknya, publik jarang membahas realitas disparitas ekonomi yang terjadi di Balkan.
Baca Juga
Triwulan III, Sektor Industri Manufaktur Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
"Pertanyaan bagi kita, mau kita membiarkan disparitas ekonomi ini terus sehingga suatu saat ditumpangi dengan isu non ekonomi dan itu yang menarik perhatian," ujar dia.
Dalam kesempatan tersebut, Anies mengingatkan bahwa membereskan soal ketimpangan adalah hal yang urgent untuk dilakukan.
"Itulah sebabnya gagasan kita satu, kemakmuran," tegas Anies. (CR-01)

