Natalius Pigai Yakin NU Kelola Tambang dengan Junjung HAM
JAKARTA, investortrust.id -- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menanggapi soal konsensi tambang yang dikelola Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pigai meyakini PBNU dapat mengelola tambang dengan menjunjung HAM.
"Kalau kami sangat percaya dengan NU, karena dia dipayungi tiga. Yang pertama adalah nilai-nilai spiritualitas yang ada, yang tentu menghormati human rights," kata Pigai di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Baca Juga
Wajah Muhammadiyah dan NU di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran
Pigai juga meyakini PBNU memiliki standar dan cara pandang perspektif hak asasi manusia. Mantan komisioner Komnas HAM tersebut meyakini PBNU berpedoman pada prinsip-prinsip dasar Deklarasi Kairo 1990.
"Ketua PBNU sangat menguasai Deklarasi itu. Dan ketiga, Ketua umum PBNU juga sangat paham tentang berbagai deklarasi human rights internasional," ucapnya.
Ia menegaskan tak meragukan kemampuan NU dalam pengelolaan tambang. PBNU dinilai bisa mengelola dan membangun iklim usaha yang bisa menjunjung nilai-nilai HAM.
"Kalau yang tadi ditanya khusus mengenai NU ikut terlibat dalam tambang, menurut saya, saya tidak ragu. Karena mereka memiliki dasar agama yang nilainya, memuliakan manusia, memuliakan alam semesta, memuliakan Tuhan," tuturnya.
Baca Juga
Bahlil Konfirmasi Muhammadiyah Dapat Jatah Tambang eks Adaro
Selain itu PBNU juga dipandang memahami tentang prinsip dan standar internasional. Pigai justru meragukan pengelolaan tambang yang dilakukan perusahaan internasional di wilayah Indonesia. (C-14)

