Begini Pengoperasian Ruas Tol Gending-Kraksaan di Periode Nataru, Cek!
PROBOLINGGO, investortrust.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo telah meninjau pembukaan Ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) Segmen Gending-Kraksaan yang dibuka fungsional dua hari lalu oleh PT Jasa Marga Probolinggo-Banyuwangi (JPB) guna mengurai simpul-simpul kemacetan di Provinsi Jawa Timur.
Menurut Dody, ruas tol fungsional ini dibuka searah dari Banyuwangi – Surabaya maupun sebaliknya di periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
“Pada periode arus mudik, yaitu dari tanggal 21 Desember hingga 27 Desember 2024, jalan tol beroperasi satu arah pada Jalur A untuk para pengguna jalan tol dari arah Surabaya menuju Banyuwangi, dan keluar ke SS Kraksaan,” kata Menteri Dody dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, dikutip Senin (23/12/2024).
Sedangkan periode arus balik, lanjut Dody, mulai 28 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. “Tol fungsional satu arah pada Jalur B untuk pengguna jalan tol dari arah Situbondo atau Banyuwangi menuju Surabaya. Nantinya pengguna jalan dapat masuk di SS Kraksaan dan melanjutkan perjalanan,” tambah dia.
Baca Juga
Dody turut menerangkan, ruas tol fungsional tersebut beroperasi hingga sore hari saja, dan hanya bisa dilewati oleh kendaraan non bus.
“Ruas Tol Gending-Kraksaan beroperasi secara fungsional dari pagi hingga sore, yaitu mulai pukul 06.00 – 16.00 WIB dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan kecil roda empat non bus,” ujar dia.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Gunadi Antariksa juga menyampaikan, kemantapan Ruas Tol Gending-Kraksaan diklaim aman untuk dilalui para pengguna jalan tol.
“Ruas jalan ini aman untuk dilewati kendaraan, asalkan para pengendara tetap mematuhi arahan petugas dan rambu-rambu lalu lintas yang ada. Para pengendara diharapkan mempertahankan kecepatan tidak lebih dari 40 km/jam,” kata Gunadi.
Baca Juga
Akhir Pekan, Hutama Karya Catat Lonjakan Trafik Ruas Tol Trans Sumatera Jelang Nataru 2024/2025
“Demi kenyamanan pengendara, ruas tol fungsional ini dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti layanan informasi dan Posko Nataru pada exit tol Kraksaan. Ruas tol fungsional ini tidak berbayar, sehingga masyarakat tidak ditarik pembayaran saat masuk gerbang tol,” sambung dia.
Sebagai catatan, Kementerian PU telah membuka tujuh ruas tol fungsional sepanjang 120,4 km. Selain Ruas Tol Gending-Kraksaan, ruas tol fungsional lainnya adalah Ruas Tanjung Pura-Pangkalan Brandan sepanjang 19 km, Ruas Padang Tiji-Seulimeum (24,67 km), sebagian Ruas Kuala Tanjung-Indrapura (10,15 km), Ruas Sukabungah-Sadang Segmen Kutanegara-Sadang (8,5 km), dan Ruas Klaten – Purwomartani Segmen Klaten – Prambanan (8,6 km).

