Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie Apresiasi 7 Hal Ini dari Pemerintahan Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sukses menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2024 pada Minggu (1/12/2024) di Hotel Mulia, Jakarta.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie dalam sambutan penutupnya mengungkapkan, mewakili dunia usaha, pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Republik Indonesia periode 2024-2029 yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Beberapa hal utama antara lain kami mengapresiasi yang pertama, transisi pemerintahan yang sangat baik dari Presiden Joko Widodo, menjadikan Indonesia mungkin contoh terbaik transisi kekuasaan presidensial di dunia," ujar Anindya.
Kedua, Anindya juga mengapresiasi pemilihan anggota Kabinet Merah Putih berdasarkan kompetensi, serta pembangunan kerja sama antar anggota kabinet di Magelang sebagai budaya baru kolaborasi erat antar kementerian dan lembaga negara.
"Ketiga, keberpihakan nyata pada industriliasasi mobil di Indonesia dengan menggunakan mobil buatan PT Pindad sebagai mobil dinas presiden dan wakil presiden, serta nantinya menjadi mobil dinas Kabinet Merah Putih," ungkap Anindya.
Baca Juga
Keempat, pemecahan kementerian menjadi lebih terfokus, seperti memisahkan pekerjaan umum dan perumahaan rakyat menjadi dua kementerian yang terpisah agar negara tidak harus memilih antara prioritas pembangunan infrastruktur dan perumahan, karena keduanya adalah prioritas.
Kelima, penerbitan PP tentang penghapusan piutang macet UMKM untuk mempercepat pemulihan 6 juta UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, sebab 97% lapangan pekerjaan di Indonesia disediakan oleh UMKM.
Selain itu, Anindya juga mengapresiasi pengumuman utusan khusus presiden di COP 29 untuk membangun 70.000 km jalur transmisi listrik pintar, dan membangun 42 gigawatt pembangkit tenaga angin dan surya. Diperkuat pengumuman presiden di G20 untuk melakukan coal phase out sebelum tahun 2040, investasi yang akan berdampak sangat besar pada pertumbuhan ekonomi.
"Dan berbagai inisiatif serta gagasan lainnya yang terdampak pada peningkatan volume serta kualitas perdagangan dan industri Indonesia," pungkas Anindya.

