Maruarar Akan Surati Kementerian PU Soal Kualitas Air di Hunian Korban Gempa Cianjur
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (kerap disapa Ara) akan melaporkan hasil temuannya ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait kualitas air di hunian tetap (Huntap) tahap 3 korban gempa bumi Cianjur.
Hal ini disampaikannya saat mendampingi Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh meninjau progres penghunian Huntap tahap 3 bagi warga penyintas gempa bumi di Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat.
''Salah satunya Pak Bupati (Kabupaten Cianjur, red) bisa segera siapkan surat usulan program bantuan air bersih ke Ditjen Cipta Karya Kementerian PU, usahakan hari Senin 25 November 2024 sudah bersurat," kata Ara dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, dikutip Jumat (22/11/2024).
Ara menerima laporan dari warga Huntap tahap 3 terkait kualitas air tersebut. Di mana, lahan Huntap yang disediakan oleh pemerintah daerah (pemda) setempat dulunya merupakan lahan persawahan.
"Kalau untuk kondisi rumah dan fasilitas kita lihat sudah bagus, tinggal bagaimana kita cari solusinya agar airnya lebih bersih tidak keruh. Saya apresiasi juga kontraktor (PT Brantas Abipraya) yang telah inisiatif lewat program CSR memberikan bantuan filter air, tapi jumlahnya belum mencukupi," ujar Ara.
Selain itu, Menteri Ara juga meminta kepada Plt Bupati Cianjur, Tubagus Mulyana untuk memberikan solusi penyediaan air bersih di Huntap tahap 3 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Senada dengan itu, Tubagus Mulyana menyatakan, pihaknya akan segera mengalokasikan anggaran tahun 2025 untuk peningkatan penyediaan air bersih di seluruh Huntap Cianjur. "Segera kita ajukan penyesuaian anggaran tahun 2025 dalam rapat bersama DPRD," kata dia.
Tak sampai di situ, Ara juga menemukan bahwa baru 180 unit rumah yang dihuni warga korban gempa Cianjur dari total 190 unit rumah yang tersedia di Huntap tersebut.
''Kita mesti mengkoordinasikan antara laporan dari Pemda, laporan dari aparat saya, dan saya ketemu rakyat langsung. Itu dilakukan secara transparan,'' imbuh dia.
Pada kesempatan yang sama, Haerul Saleh mengapresiasi gerak cepat Menteri Ara yang langsung turun berdialog dengan masyarakat, sehingga langsung diketahui permasalahan yang ada di lapangan.
"Informasi dan masukan yang diberikan akan jadi bahan bagi kami selaku pemeriksa," kata Haerul.
Ade Setiawan, salah seorang warga penerima Huntap Tahap 3, menghaturkan rasa terima kasihnya atas bantuan pemerintah. "Lokasinya bagus lengkap fasilitasnya dan lebih aman, tidak terlalu jauh dari rumah saya yang sebelumnya di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, sehingga aktivitas sehari-hari seperti anak sekolah tidak perlu pindah," tutup dia.

