Covid-19 Sudah Makan Korban di Jakarta, Warga Diimbau Pakai Masker dan Ikut Vaksinasi
JAKARTA, investortrust.id -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggencarkan imbauan penggunaan masker dan mengikuti vaksinasi bagi kelompok rentan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
"Pakai masker dan ikut vaksin bagi kelompok rentan. Kalau pembatasan aktivitas, kami nilai belum perlu," kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ngabila Salama di Jakarta, Senin (11/12/2023).
Ngabila mengimbau masyarakat untuk lebih ketat lagi menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga ventilasi udara di dalam ruangan dengan baik, dan menghindari asap rokok.
Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau kelompok rentan untuk secepatnya melengkapi vaksinasi Covid-19 karena kelompok tersebut jika positif Covid-19 akan berpotensi besar terjadi keparahan bahkan bisa meninggal.
Baca Juga
Waspada! Dua Kasus Kematian akibat Covid-19 Ditemukan di Jakarta
"Usia di atas 50 tahun, yang belum lengkap vaksinnya, yang memiliki komorbid hipertensi, diabetes, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal kronis, kanker, TBC, HIV, dan gangguan imunitas lainnya, mereka adalah orang-orang yang harus dipastikan vaksinasinya lengkap," ujar Ngabila seperti dikutip dari Antara.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan imunisasi rutin anak secara gratis dari pemerintah sebanyak 15 jenis dan vaksinasi Covid-19 dosis 1-4.
Lokasi vaksinasi Covid-19 DKI Jakarta, kata Ngabila, ada di Puskesmas Kecamatan DKI Jakarta di jam kerja. Ada juga tambahan lokasi lain yakni di RSUD Tarakan Jakarta Pusat Senin-Sabtu pukul 08.00 WIB-12.00 WIB, Klinik PPKP Kantor Balai Kota DKI Jakarta Senin-Jumat pukul 13.00 WIB-16.00 WIB, dan Klinik Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok Senin-Jumat pukul 08.00 WIB-15.00 WIB.
Kemudian, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan layanan antigen dan PCR gratis di seluruh puskesmas kecamatan di DKI Jakarta bagi yang bergejala atau kontak erat. Layanan pengobatan Convid-19 baik di puskesmas atau RS dengan BPJS.
Baca Juga
Antisipasi Covid-19, KKP Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang
Adapun Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat kasus Covid-19 mencatat sebanyak 271 orang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 4-10 Desember 2023. Angka tersebut naik dari yang sebelumnya sebanyak 80 kasus pada 27 November sampai 3 Desember 2023.
Menurut Ngabila, gelombang kasus Covid-19 cenderung naik setiap enam bulan sekali karena peralihan musim yang berpengaruh terhadap imunitas masyarakat.
"Polanya memang ada waktu-waktunya untuk meningkat sekitar enam bulan sekali atau kondisinya sedang pancaroba, peralihan musim. Jadi kalau saya melihatnya lebih ke arah kondisi yang pancaroba, yang peralihan musim, sehingga imunitas orang menurun," jelas Ngabila.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menemukan dua kasus kematian akibat positif Covid-19 pada Desember 2023 di Jakarta setelah selama Oktober-November 2023 tidak menemukan dampak fatal seperti itu.
Dua kasus tersebut yakni pertama, seorang wanita berusia 81 tahun dengan adanya komorbid hipertensi. Status vaksinasi wanita ini sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga.
Lalu kasus kematian kedua yaitu seorang wanita berusia 91 tahun dengan adanya komorbid stroke dan gagal jantung. Status vaksinasi wanita ini belum sama sekali melakukan vaksinasi Covid-19.
Selain itu, Ngabila menyebut ditemukan 80 kasus positif Covid-19 pada 27 November hingga 3 Desember 2023 di DKI Jakarta. Dari 80 kasus tersebut sebanyak 90% bergejala ringan, sedangkan 10% sisanya bergejala sedang dan menjalani perawatan di rumah sakit.

