Kejar Swasembada, Mentan Amran Tambah Stok Pupuk Subsidi Padi dan Jagung
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan, pihaknya menambah stok pupuk untuk produksi padi dan jagung sebanyak 7,2 juta ton. Angka itu pun merupakan tambahan subsidi pupuk Rp 14 triliun yang dikucurkan pemerintah.
Secara rinci Amran menyebut, tambahan pupuk 7,2 juta ton tersebut berasal dari 4,7 juta ton, dan sebanyak 2,5 juta ton yang berasal dari subsidi dari pemerintah dan telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini.
"Jumlahnya 2,5 juta ton sehingga totalnya adalah 7,2 juta ton, itu sudah bertambah," ucap Amran di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2024).
Selain itu, ia pun mengatakan pihaknya menambah benih padi dan jagung untuk seluas 2 juta hektare. Sehingga, menurut Amran, jika hal tersebut direalisasikan maka Indonesia bisa swasembada pangan.
Baca Juga
Mentan: Kuota Pupuk akan Disesuaikan pada Intensitas Tanam Petani
"Kalau benih padi kami tambah dengan benih jagung, jumlahnya kurang lebih 2 juta hektare, supaya kita ke depan maksimal 3 tahun kita sudah swasembada, selanjutnya kita menuju ekspor," ungkapnya.
Lebih lanjut, Amran menyebutkan, bibit padi serta jagung yang didistribusikan kepada petani adalah benih yang unggul. Ia pun memerintahkan jajarannya untuk menghentikan penyaluran jika terdapat bibit yang tidak unggul.
Baca Juga
Ma'ruf Amin Kenang Buya Syakur sebagai Ulama Cerdas dan Karismatik
"Ada beberapa yang tidak unggul khususnya jagung langsung kami stop. Jadi kita menyiapkan benih bibit sesuai dengan kebutuhan petani, bukan keinginan kita," tandas Amran.

