Prabowo Ungkap Sudah Lama Pantau para Calon Menteri
JAKARTA, investortrust.id - Presiden terpilih Prabowo Subianto mengaku sudah lama memantau para calon menteri yang akan membantunya menjalankan roda pemerintahan lima tahun mendatang. Prabowo juga sudah sering berdiskusi mengenai kapabilitas nama-nama calon menteri yang diusulkan partai politik.
Hal itu disampaikan Prabowo seusai menerima kunjungan elite PKS di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (11/102024).
"Sebetulnya proses pemantauan itu sudah berjalan lama, kita sudah sering diskusi jadi ada tahap-tahap yang kita tidak di depan media, tetapi sudah dilaksanakan," kata Prabowo dikutip dari Antara.
Baca Juga
Prabowo menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi mengenai pernyataan Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad yang menyebutnya langsung melakukan uji kelayakan dan kepatututan atau fit and proper test terhadap para calon menteri.
Prabowo mengatakan, uji kelayakan itu sudah berjalan lama. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengakui mempelajari nama-nama yang diajukan pimpinan partai politik.
"Sebenarnya prosesnya sudah berjalan lama. Pimpinan-pimpinan partai koalisi mengajukan nama-nama yang akan kami pelajari," katanya.
Dari tahapan itu, Prabowo mengakui banyak nama yang bagus dan memiliki kapabilitas sebagai menteri. Apalagi, Prabowo mengungkapkan, sudah lima tahun menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju dan bekerja sama dengan sejumlah menteri.
"Sebagian juga kita sudah pantau lama dan saya katakan kan, saya sudah jadi bagian Kabinet Indonesia Maju dan saya sudah bekerja sama dengan beberapa menteri dan memang menteri-menteri yang saya lihat banyak yang memang kapabel, banyak yang profesional," katanya.
Sebelumnya, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Prabowo bakal melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test para calon menteri kabinet. Dikatakan, Prabowo akan turun tangan langsung mewawancarai para calon menteri yang akan membantunya menjalankan roda pemerintahan 5 tahun mendatang.
"Yang pertama tentunya diminta biodata, kemudian profiling, lalu finalisasi. Nanti akan ada fit and proper test. Walaupun sudah dilakukan oleh tim, tetapi akan langsung oleh Pak Prabowo untuk dilakukan sesi tatap muka, untuk kemudian dalam tahap finalisasi," katanya.

