Survei Indikator: 83,4% Masyarakat Yakin Prabowo Mampu Bawa Indonesia Lebih Baik
JAKARTA, investortrust.id - Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menunjukkan 83,4% masyarakat meyakini presiden terpilih Prabowo Subianto mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik dari kondisi saat ini.
Berdasarkan survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 22 September hingga 29 September 2024, sebanyak 18,5% responden sangat yakin Prabowo mampu memimpin Indonesia lebih baik ke depan. Sementara terdapat 64,9% responden yang menyatakan cukup yakin terkait hal tersebut.
Baca Juga
75% Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi karena Mampu Jaga Inflasi
“Mayoritas cukup atau sangat yakin presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto mampu memimpin Indonesia ke depan menjadi lebih baik dari saat ini, 83.4%," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan hasil survei bertajuk "Evaluasi Publik Terhadap 10 Tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo" yang digelar secara daring, Jumat (4/10/2024).
Dalam survei itu, Indikator Politik Indonesia juga memotret masalah paling mendesak yang harus diselesaikan pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 29,7% responden menilai mengendalikan harga kebutuhan pokok menjadi pekerjaan rumah yang paling mendesak bagi pemerintahan Prabowo.
Selanjutnya, 19,3% masyarakat menilai penyediaan lapangan pekerjaan atau masalah pengangguran menjadi masalah paling mendesak. Terdapat juga masalah kemiskinan (12,7%), pemberantasan korupsi (10,1%), memajukan sektor pertanian (5,7%) dan permasalahan lainnya.
"Mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok 29,7%, menyediakan lapangan pekerjaan 19,3%, mengurangi kemiskinan 12,7%, pemberantasan korupsi 10,1%, memajukan sektor pertanian 5,7%, dan pembangunan/perbaikan infrastruktur 4,4%, merupakan masalah mendesak yang harus diselesaikan oleh pemimpin nasional lima tahun ke depan," katanya.
Baca Juga
Menhan Prabowo Terima Kunjungan Pimpinan DPD, Ini yang Dibahas
Survei ini dilakukan Indikator Politik Indonesia pada periode 22 September hingga 29 September 2024 terhadap 1.200 responden. Terdapat sampel tambahan yang diambil dari 11 provinsi terbesar, yakni Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, dan Sulawesi Selatan dengan masing-masing wilayah terdapat 300 responden, sementara Sumbar menjadi 200 responden.
Metode survei yang dipakai adalah multistage random sampling. Margin of error survei plus minus 2,3% dengan tingkat kepercayaan 95%.

