Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie Harus Bentuk Susunan Pengurus Sebelum 15 Oktober 2024
JAKARTA, Investortrust.id – Setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada Munaslub Kadin 14 September 2024, Anindya Novyan Bakrie diberi amanah untuk menyusun jajaran pengurus Kadin Indonesia secara lengkap selama sebulan. Artinya susuna pengurus tersebut harus selesai sebelum tanggal 15 Oktober 2024.
“Penting (diketahui) bahwa dalam waktu satu bulan saya dikasih. Jadi sebelum 15 Oktober sudah mesti lengkap kepengurusan (Kadin Indonesia),” ujar Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie usai menjadi pembicara di dalam Seminar Nasional: Tantangan dan Harapan Pertumbuhan Ekonomi 2024-2029, yang digelar Ikatan Alumi Universitas Padjadjaran, di Auditorium PLN Pusat, Jakarta, Sabtu (28/9/2024).
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya N. Bakrie hadir menjadi pembicara pada Seminar Nasional: Tantangan dan Harapan Pertumbuhan Ekonomi 2024-2029 dan Pelantikan Pengurus IKA UNPAD di Auditorium PLN, Jakarta, Sabtu, (28/9/2024). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa
Dalam kesempatan tersebut, Anindya mengingatkan bahwa berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Kadin Indonesia, Munaslub merupakan forum tertinggi dari organisasi kumpulan para pengusaha ini, yang hasilnya harus dipatuhi oleh seluruh lapisan anggotanya.
Baca Juga
Ia juga menegaskan bahwa Munaslub diusung oleh para Ketua Kadin daerah (Kadinda) dan sejumlah asosiasi yang menjadi anggota luar biasa di tubuh Kadin Indonesia, yang kesemuanya memiliki hak suara.
“Jadi saya ingin juga mengajak teman-teman, mengetahui bahwa menurut AD/ART, munaslub itu adalah forum dan lembaga tertinggi dari pada organisasi, dimana yang mengusung adalah teman-teman Kadin Provinsi dan juga anggota luar biasa atau biasa disebut asosiasi dan himpunan. Nah jadi itu bukan kemauan si A atau B, tapi memang itu suara dari para pemegang kepentingan,” tegasnya.
Mengenai dinamisme yang berkembang saat ini di tubuh Kadin Indonesia menurutnya sebuah dinamika yang biasa yang kerap terjadi di sebuah organisasi. Kendati demikian ia menyampaikan berdasarkan pertemuannya dengan Arsjad Rasjid di kediaman dinas Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, mereka sepakat untuk menjaga kadin tetap kompak, solid dan sejuk agar mampu menjawab tantangan perekonomian ke depan.
Baca Juga
“Kita bersepakat dan selalu lah Kadin itu mesti kompak, mesti solid, mesti adem untuk menjawab ke depannya, tantangan bangsa,” tandasnya.

