Bamsoet Minta Fraksi Golkar Beri Warna di DPR dan Dukung Pemerintahan Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengajak seluruh anggota DPR periode 2024-2029 untuk kompak, optimal dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan. Terutama dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan budgeting. Bamsoet meyakini DPR dapat harmonis dalam melayani masyarakat seusai tugas dan fungsinya jika seluruh anggota parlemen kompak.
Hal itu disampaikan Bamsoet seusai menghadiri silaturahmi anggota DPR terpilih Partai Golkar dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di kantor DPP Partai Golkar Jakarta, Jumat (20/9/2024) malam.
Baca Juga
Respons Isu Jadi Kader Golkar, Jokowi: Katanya Ketua Umum, Dewan Pembina?
Bamsoet meminta para legislator dari Golkar memberikan warna di DPR. Apalagi, kursi Golkar di DPR mencapai 102 kursi atau hanya kalah delapan kursi dari PDIP. Tak hanya memberikan warna, Bamsoet juga meminta Fraksi Golkar mendukung pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto.
"Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI periode 2024-2029 berjumlah 102 orang atau 17,59%persen dari total 580 anggota DPR yang baru. Jumlah ini merupakan terbanyak kedua setelah Fraksi PDI Perjuangan dengan jumlah anggota DPR sebesar 110 orang. Karenanya, Fraksi Partai Golkar DPR harus mampu memberikan warna di parlemen serta mendukung pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur," kata Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (21/9/2024).
Mantan Ketua DPR dan Ketua Komisi III DPR itu memaparkan, DPR memiliki tiga fungsi dasar yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2014 Tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3. Ketiga fungsi itu, yakni legislasi, pengawasan dan anggaran. Ketiga fungsi ini harus berjalan dengan seiring dan saling mendukung.
"Sesuai pasal 69 UU 17 tahun 2014, ketiga fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran dijalankan dalam kerangka representasi rakyat. Selain untuk mendukung upaya pemerintah dalam melaksanakan politik luar negeri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Bamsoet.
Fungsi legislasi adalah fungsi yang dimiliki DPR untuk membuat, membahas, dan mengesahkan undang-undang bersama pemerintah. Fungsi anggaran dimiliki DPR untuk menetapkan anggaran negara. DPR melakukan pembahasan terhadap rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) yang diajukan oleh pemerintah.
Sementara, fungsi pengawasan dimiliki DPR untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang dan kebijakan pemerintah. Fungsi ini termasuk memantau penggunaan anggaran serta memastikan program pemerintah berjalan sesuai rencana.
Baca Juga
Apresiasi Terpilihnya Anindya Bakrie, Bamsoet Tegaskan Munaslub Kadin Indonesia Sesuai AD/ART
"Melalui fungsi-fungsi tersebut, DPR berperan penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan, memastikan akuntabilitas pemerintah, dan mewakili suara rakyat dalam pembuatan kebijakan. Termasuk memastikan APBN digunakan sebagai alat memakmurkan rakyat. Bukan sebagai alat politik memperkaya diri ataupun golongan tertentu," papar Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini.
Selain Bamsoet dan Bahlil, acara silaturahmi ini turut dihadiri Sekjen Partai Golkar Sarmuji, Bendahara Umum Sari Yuliati, Waketum Ace Hasan Syadzily, Adies Kadir dan Wihaji serta para anggota DPR terpilih dari Partai Golkar.

