Terima Bintang Mahaputera, Giwo Rubianto: Saya Dedikasikan untuk Perempuan Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto mendedikasikan anugerah Bintang Mahaputera Nararya yang diterimanya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Kowani dan seluruh perempuan Indonesia. Giwo Rubianto merupakan satu dari 64 tokoh yang menerima tanda jasa dan tanda kehormatan dari Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/8/2024).
"Penghargaan ini akan saya dedikasikan penuh untuk seluruh perempuan Indonesia," kata Giwo Rubianto di kompleks Istana Kepresidenan.
Baca Juga
Terima Bintang Mahaputera dari Jokowi, Gobel: Ini Persembahan untuk Masyarakat
Giwo berharap penghargaan ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus maju, berdaya dan naik kelas. Giwo juga berharap para perempuan Indonesia melanjutkan perjuangan dan tanggung jawab besar bersama, bergandengan tangan untuk bangsa dan negeri ini.
"Saya ingin menegaskan penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan kami, tetapi justru menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk terus bekerja lebih keras dalam upaya memperjuangkan hak dan kesejahteraan wanita," harapnya.
Giwo memastikan dirinya dan Kowani bakal terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup wanita di Indonesia.
"Kami juga berkomitmen memastikan perempuan Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama dalam segala aspek kehidupan," katanya menambahkan.
Dalam kesempatan ini, Giwo menyampaikan terima kasih kepada Jokowi dan pemerintah yang diterimanya. Giwo mengaku tak menyangka mendapat tanda kehormatan Bintang Mahaputera Nararya. Giwo selama ini hanya berusaha mengabdi demi kemajuan perempuan dan anak Indonesia.
"Mari kita terus bergandengan tangan untuk menciptakan perubahan positif bagi masyarakat Indonesia," katanya.
Baca Juga
Jokowi Anugerahkan Tanda Jasa dan Kehormatan kepada 64 Tokoh, Ada Prabowo hingga Surya Paloh
Giwo telah berkiprah dalam organisasi masyarakatbahkan sejak era 90-an. Giwo pernah menjadi wakil ketua DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Jakarta pada 1994. Selain itu, Giwo pernah menjadi ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Tak hanya tingkat nasional, Giwo juga berkiprah dalam organisasi lintas negara. Salah satunya menjadi anggota UN Ecosoc sejak 1998.

