Demi Air Mengalir di IKN, Menteri Basuki Begadang Semalam Suntuk Selama 3 Hari
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga menceritakan pengalaman menarik selama komisioning air bersih menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN).
Danis menuturkan, dirinya bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bekerja hingga pukul 03.00 – 04.00 WITA selama 3 hari berturut-turut.
“Yang paling menarik ditemani Pak Basuki 3 malam, sampai jam 3 – 4 (pagi). Kalau yang hari terakhir sampai jam 2 (pagi),” ucap Danis saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2024).
Danis turut bangga atas kehadiran Menteri Basuki yang menyemangati serta ikut andil mengawasi pekerjaan proyek air bersih dari tahap awal hingga tahap akhir di IKN.
Baca Juga
Kementerian PUPR Kejar Penyelesaian Proyek SPAM Sepaku Juli 2024
“Pak Basuki nemenin, begadang sama-sama. Itu yang memberi semangat kepada kita, betul-betul bentuk tanggung jawab dan menjamin ada air nggak?,” kata Danis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun investortrust.id, Kementerian PUPR bersama Otorita IKN (OIKN) terus berupaya untuk mengaliri air bersih ke IKN melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku yang ditargetkan akhir Juli 2024 atau pekan depan sudah terdistribusi ke beberapa titik di KIPP IKN.
Menteri PUPR sekaligus Plt Kepala OIKN Basuki Hadimuljono bersama Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sekaligus Plt Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni mengikuti langsung tes pengaliran air (running test ke-3) dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Sepaku menuju reservoir induk IKN yang berada di titik tertinggi.
Running test ke-3 ini berlangsung sejak Sabtu hingga Senin dini hari (20 – 22 Juli 2024).
“Tes ini merupakan bagian penting dalam pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku untuk melayani kebutuhan air minum di IKN Nusantara. Diharapkan pada akhir Juli 2024 mendatang, SPAM Sepaku dapat beroperasi penuh melayani persil dan gedung-gedung di IKN Nusantara,” kata Basuki dalam keterangan tertulis, Selasa (23/7/2024).
Setelah running test ke-3 ini berhasil, lanjut Basuki, selanjutnya akan dilakukan pengurasan sistem dan jaringan, sekaligus memonitor dengan ketat kualitas air dalam jaringan perpipaan untuk menjamin kualitas air minum yang baik, sesuai standar kesehatan yang berlaku.
Baca Juga
“Ini air minum, bukan hanya air bersih. Air dari keran di apartemen dan rumah di IKN langsung dapat diminum. Kami terus mengecek kualitas airnya sebelum masuk ke reservoir. Kita berharap air minum ini sudah dapat dimanfaatkan pada beberapa hari ke depan,” terangnya.
Sebagai gambaran, SPAM Sepaku terdiri dari IPA berkapasitas 300 liter per detik, pipa transmisi sepanjang 16 kilometer (km), reservoir dan pipa distribusi sepanjang 22 km.
SPAM Sepaku tahap I ini ditargetkan akan melayani Kantor dan Istana Presiden, Kemensetneg, Paspampres, kompleks Kemenko 1,2,3, dan 4, Amphitheater, Galeri, Service Area, Hunian ASN, Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) dan fasilitas umum lainnya seperti hotel, sekolah, pertokoan dan rumah sakit.
Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR telah melaksanakan tahap awal uji coba (komisioning) air bersih di IKN sejak Rabu (10/7/2024) malam.
Baca Juga
Jelang Upacara Bendera 17 Agustus, PUPR Ungkap Progres Fisik Kantor Kemenko IKN
“Ini sekarang waktu Indonesia tengah, itu hampir jam 03.00 WITA, tanggal 11 Juli 2024. Kita mulai (komisioning) di sini dari tadi sekitar jam 22.00 WITA (Rabu, 10 Juli 2024). Dengan didampingi oleh semua stakeholder terkait dari pihak kontraktor, vendor, pengawas, Balai (BPPW Kaltim), dan teman-teman semua melakukan tahap awal commissioning yaitu yang disebut dry test,” kata Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga beberapa waktu lalu.
Adapun beberapa tahapan yang akan dilakukan dalam proses mendistribusikan air bersih ke KIPP IKN. Pada tahap pertama akan dilakukan uji dry test dan wet test guna menguji alir pada pompa distribusi. Setelah dry test, nantinya akan dilanjutkan dengan wet test yang bertujuan untuk mengecek debit air dan tekanan pompa.
“Selanjutnya ada rangkaian-rangkaian commissioning tahap dua dan tahap tiga. Kita harapkan pada pertengahan bulan Juli, semua tahapan commissioning ini selesai. Sehingga, insyaallah, air untuk di IKN bisa terdistribusi pada minggu kedua bulan Juli 2024,” ujar Danis.
Adapun pada tahap kedua akan dilakukan pengujian keandalan unit pengolahan pada sistem instalasi pengolahan air dengan kapasitas pengolahan 150 liter/detik menuju unit clearwell kapasitas 2.000 meter kubik (m3).
Kemudian pada tahap ketiga akan dilakukan pengujian lengkap pada sistem penyediaan air minum. Air minum hasil pengolahan dari IPA Sepaku akan dialirkan melalui pipa transmisi air minum menuju reservoir induk kapasitas 2 x 6.000 m3.

