Zulhas Serahkan SK Rekomendasi PAN kepada 8 Cagub dan 4 Cawagub
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyerahkan surat keputusan (SK) rekomendasi kepada delapan calon gubernur dan empat calon wakil gubernur untuk Pilkada 2024.
Penyerahan SK dilakukan dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PAN di kantor DPP PAN, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Surat rekomendasi tersebut salah satunya diserahkan Zulhas kepada Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Nasdem, Ahmad Ali sebagai cagub pada Pilkada Sulawesi Tengah (Sulteng) 2024.
Baca Juga
Didukung Jadi Ketum Lagi, Zulhas Targetkan PAN 4 Besar di Pemilu 2029
Zulhas menyebut Ahmad Ali sebagai calon tunggal di Pilkada Sulteng.
"Ada sahabat dekat kita Pak Ahmad Ali, ini kayaknya calon tunggal untuk gubernur Sulteng,” kata Zulhas dikutip dari Antara.
Zulhas kemudian memberikan SK kepada bakal cagub-cawagub yang turut hadir dalam agenda ini. Mereka di antaranya adalah:
1. Murad ismail-Michael Wattimena (Pilkada Maluku)
2. Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri (Pilkada Sulawesi Tengah)
3. Helmi Hasan-Mian (Pilkada Bengkulu)
4. Muhidin-Hasnuryadi Sulaiman (Pilkada Kalimantan Selatan)
5. Meki Nawipa (Pilkada Papua Tengah)
6. Supian Hadi (Pilkada Kalimantan Tengah)
7. Epyardi Asda (Pilkada Sumatera Barat)
8. Haris-Abdullah Sani (Pilkada Jambi)
Zulhas menyebut Pilkada 2024 menjadi salah satu poin penting yang dibahas dalam Rakernas Ke-4 PAN. Hal ini mengingat terdapat lebih dari 500 kabupaten/kota dan 37 provinsi yang menggelar pilkada.
"Kita memasuki proses pilkada pada 500 kabupaten kota, 37 pemilihan gubernur tentu ini sangat amat penting," ujar Zulhas dalam sambutan Rakernas ke-4 PAN.
Selain itu Zulhas menyatakan rakernas kali ini juga diisi dengan penyerahan surat keputusan (SK) pasangan cagub dan cawagub yang diusung PAN di Pilkada 2024 dan penetapan waktu dan tempat pelaksanaan Kongres VI PAN.
Baca Juga
Rakernas IV PAN Bakal Bahas Pilkada 2024 hingga Lokasi Kongres
Zulhas menyampaikan telah memerintahkan seluruh kader untuk mengawal ketat proses pelaksanaan Pilkada 2024, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
"Proses pilkada mari kita kawal supaya berhasil mendapat pemimpin kepala daerah yang bersinergi. Saya minta kawal sungguh sungguh," katanya.

